Alokasikan untuk Menabung, Kaum Sebat Harus Tahan Tak Merokok

Fadel Prayoga, Jurnalis · Senin 14 Desember 2020 14:58 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 14 622 2327380 alokasikan-untuk-menabung-kaum-sebat-harus-tahan-tak-merokok-JL7AJObqt1.jpg Rupiah (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Kenaikan cukai rokok pada 2021 sebesar 12,5% menuai polemik dari para kaum sebat. Pasalnya, mereka dipastikan bakal merogoh kocek yang lebih dalam lagi ketika membelanjakan uangnya untuk membeli rokok.

Terlebih, kini situasi perekonomian Indonesia sedang dilanda resesi akibat adanya pandemi Covid-19. Para perokok yang sebelumnya mempunyai penghasilan tetap, sekarang banyak yang menganggur karena perusahaannya bangkrut.

Baca Juga: Harga Rokok Kian Mahal agar Masyarakat Tak Lari dari Kenyataan

Menurut Perencana Keuangan dari Advisors Alliance Group Andy Nugroho di tengah situasi yang sedang sulit, para kaum sebat harus bisa menahan dirinya untuk tak merokok. Karena, mereka mesti mempunyai simpanan uang demi memenuhi kebutuhan hidupnya hingga kembali mendapatkan pekerjaan.

"Menabung adalah aktivitas menahan untuk tidak membelanjakan uang kita, dan merokok adalah kegiatan membelanjakan uang kita," kata Andy kepada Okezone, Senin (14/12/2020).

Dia menilai awalnya memang pasti berat bagi para perokok untuk memutuskan mengalihkan uangnya untuk ditabung. Namun, hal itu harus dipaksa agar nantinya menjadi kebiasaan baru.

"Apalagi bagi beberapa orang rokok sudah menjadi seperti kebutuhan pokok sehari-hari," ujarnya.

Di tengah krisis seperti ini, setiap orang harus memiliki skala prioritas dalam mengeluarkan uangnya.

"Sehingga bisa menjadi tantangan tersendiri bagi seorang perokok untuk tidak merokok dahulu meskipun mereka sedang kesulitan keuangan," kata dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini