NEW YORK - Bursa saham Amerika Serikat (AS), Wall Street berakhir melemah dengan indeks S&P 500 ditutup menurun pada perdagangan Senin waktu setempat. S&P terbebani oleh anjloknya saham Walt Disney.
Saham Disney turun 3,65%, setelah BMO Capital Markets menurunkan peringkat sahamnya. Hal tersebut karena saat ini Netflix kembali menjadi "pilihan teratas". Saham Netflix pun naik hampir 4%.
Dengan demikian, S&P 500 turun 0,32% menjadi 3.651,92. Sementara Dow Jones Industrial Average turun 0,48% menjadi 29.900,96 poin, sedangkan Komposit Nasdaq naik 0,61% menjadi 12.453,96.
Baca Juga: Wall Street Ditutup Mixed, Data Tenaga Kerja Mengecewakan
Pada pergerakan lainnya, saham Pfizer turun hampir 5%. Hal ini juga yang membebani indeks S&P 500.
Pejabat AS segera memberikan vaksin yang dikembangkan Pfizer dan mitranya dari Jerman, BioNTech setelah persetujuan penggunaan darurat dari regulator federal minggu lalu.
Baca Juga: Wall Street Anjlok Diserang Aksi Jual Saham Teknologi
“Sementara seluruh pasar optimis terhadap kedatangan vaksin pagi ini ke AS, saya pikir investor rata-rata menyadari bahwa distribusi vaksin ini tidak akan menjadi perak. Maksudnya tidak akan berdampak secepat yang diharapkan,” kata Kepala Eksekutif Longbow Asset Management Tulsa, Jake Dollarhide, dilansir dari Reuters, Selasa (15/12/2020).