JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi kembali menguat pada perdagangan hari ini. Adapun indeks akan bergerak di kisaran 5.874-6.157.
Analis Binaartha Sekuritas M Nafan Aji Gusta Utama mengatakan, berdasarkan indikator, adapun MACD, Stochastic maupun RSI menunjukkan sinyal positif.
"Di sisi lain, terlihat pola long white marubozu candle yang mengindikasikan adanya potensi bullish continuation pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke resistance terdekat," ujar Nafan dalam risetnya, Selasa (15/12/2020).
Baca Juga: Window Dressing Bawa IHSG Gaspol ke 6.000
Berdasarkan rasio fibonacci, adapun support maupun resistance berada pada 5.874,89 hingga 6.157,11.
IHSG sebelumnya ditutup menguat 1,25% ke 6.012, terdapat 276 saham menguat, 189 saham melemah dan 154 saham stagnan. Transaksi perdagangan mencapai Rp18,8 triliun dari 27,2 miliar lembar saham yang diperdagangkan.
Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut;
BBNI
Daily (6575) (RoE: 5.05%; PER: 20.96x; EPS: 311.32; PBV: 1.06x; Beta: 2.05): Pergerakan harga masih bertahan di atas garis tengah dari bollinger dan terlihat pola bullish doji star candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area 6375 – 6575, dengan target harga di level 6825 dan 7950. Support: 6375 & 6050.
Baca Juga: IHSG Terus Menguat, Modal Asing Deras Masuk ke RI
BBRI
Daily (4280) (RoE: 9.50%; PER: 27.77x; EPS: 154.15; PBV: 2.64x; Beta: 1.47): Pergerakan harga masih bertahan di atas garis tengah dari bollinger dan terlihat pola bullish inside bar yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 4230 - 4280, dengan target harga secara bertahap di level 4330, 4460 dan 4640. Support: 4230 & 4130.
BSDE
Daily (1085) (RoE: 1.82%; PER: 36.91x; EPS: 29.53; PBV: 0.67x; Beta: 1.62): Pergerakan harga saham menguji beberapa garis MA 10 maupun MA 20 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 1075 – 1085, dengan target harga secara bertahap di level 1110, 1165 dan 1235. Support: 1075 & 1035.
HMSP
Daily (1625) (RoE: 30.33%; PER: 20.26; EPS: 79.23; PBV: 6.14x; Beta: 1.17): Pergerakan harga masih bertahan di atas garis tengah dari bollinger dan terlihat pola tweezer bottom candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area 1555 – 1625, dengan target harga secara bertahap di level 1645, 1900, 2160, 2420 dan 2550. Support: 1505.
SMRA
Daily (795) (RoE: -0.18%; PER: -701.47x; EPS: -1.13; PBV: 1.24x; Beta: 2.34): Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 20 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 780 – 795, dengan target harga secara bertahap di level 815, 840 dan 950. Support: 780 & 730.
TBIG
Daily (1510) (RoE: 14.68%; PER: 34.73x; EPS: 43.91; PBV: 5.09x; Beta: 1): Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 10 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 1500 – 1510, dengan target harga secara bertahap di level 1525, 1575, 1700 dan 1820. Support: 1480 & 1455.
WEGE
Daily (254) (RoE: 7.92%; PER: 13.97x; EPS: 18.19; PBV: 1.10x; Beta: N/A): Pergerakan harga masih bertahan di atas garis tengah dari bollinger dan terlihat pola upward bar yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 248 – 254, dengan target harga secara bertahap di level 262 dan 298. Support: 242 & 226.
WTON
Daily (388) (RoE: 2.20%; PER: 45.88x; EPS: 8.41; PBV: 1.01x; Beta: 1.93): Pergerakan harga masih bertahan di atas garis tengah dari bollinger dan terlihat pola upward bar yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 376 – 388, dengan target harga secara bertahap di level 406 dan 428. Support: 376 & 364.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.