The Fed Tahan Suku Bunga, Inflasi AS Bisa Capai 2%

Kunthi Fahmar Shandy, Jurnalis · Kamis 17 Desember 2020 11:01 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 17 320 2329254 the-fed-tahan-suku-bunga-inflasi-as-bisa-capai-2-3APnvO12ae.jpg Dolar (Shutterstock)

JAKARTA - Federal Reserve (The Fed) AS pada Rabu (16/12/2020) mempertahankan suku bunga acuan di rekor terendah mendekati nol. Hal ini diumumkan setelah menyelesaikan pertemuan kebijakan akhir tahun 2020.

"The Fed terlihat berkomitmen untuk menjaga suku bunga acuan di level yang rendah di kisaran nol untuk setidaknya beberapa tahun kedepan. Namun, pada akhirnya akan tetap ditentukan oleh pasar," kata Senior Investment Strategist, OCBC Bank Vasu Menon di Jakarta, Kamis (17/12/2020).

 Baca juga: Harga Emas Melesat Ditopang Era Bunga Rendah The Fed

Dia melanjutkan negara berkembang seharusnya akan diuntungkan dengan kepresidenan Joe Biden yang akan dapat memberikan keuntungan bagi kredit negara berkembang.

Apalagi kebijakan luar negeri seharusnya akan lebih diplomatis, terukur dan tenang. Kerjasama dengan negara-negara kawasan Eropa juga akan menjadi salah satu objektif utama.

 Baca juga: Dolar AS Melemah Usai The Fed Pertahankan Suku Bunga Nol

Terlebih lagi, bahkan dengan Kongres tang terbagi, dirinya melihat potensi stimulus fiskal yang tetap besar dan dapat menjadi penopang risiko pasar.

Indikator-indikator ekonomi global yang terbaru menunjukkan pemulihan ekonomi yang tidak seimbang. Terlebih lagi, walaupun virus covid19 masih menjadi musuh ekonomi global dan dengan gelombang kedua penyebaran yang terjadi terutama di Eropa dan AS, tingkat penyebaran secara keseluruhan telah menurun.

Ditambah lagi, dengan kepresidenan Joe Biden, AS akan dapat lebih mengimplementasikan cara penanganan Covid-19 yang disiplin dan jelas. "Dan yang mungkin lebih penting lagi adalah rendahnya probabilitas penutupan para ekonomi di awal tahun depan" ujar dia.

Namun, sambung dia, peran terpenting masih dipegang oleh bank sentral AS terkait obligasi korporasi dalam jangka menengah ke depan, di tengah lingkungan kebijakan suku bunga yang rendah.

"Proyeksi kami untuk suku bunga acuan The Fed masih akan tetap di kisaran nol persen hingga akhir 2025. Proyeksi The Fed sendiri untuk inflasi kembali ke level 2% adalah di tahun 2023," sebut dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini