Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Percepat Pemulihan Ekonomi, Tambahan Modal Kerja Korporasi Padat Karya Diperluas

Taufik Fajar , Jurnalis-Kamis, 17 Desember 2020 |17:39 WIB
Percepat Pemulihan Ekonomi, Tambahan Modal Kerja Korporasi Padat Karya Diperluas
Grafik Ekonomi (Foto: Okezone.com/Shutterstock)
A
A
A

JAKARTA – Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) menilai perbankan dalam program penjaminan korporasi penting guna mendukung Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Kali ini, LPEI mengajak Bank Jateng untuk ikut mendukung program PEN.

Direktur Eksekutif LPEI, D. James Rompas menyampaikan tambahan modal kerja kepada segmen korporasi padat karya dalam rangka membantu memulihkan ekonomi akan semakin luas.

Baca Juga: 7 Jurus Maut Sembuhkan Ekonomi dari Covid-19

“Dengan dukungan penjaminan kredit, para pengusaha dan eksportir, terutama yang memiliki karyawan dalam jumlah banyak, akan tetap beroperasi karena tetap mendapat dukungan pendanaan dari perbankan. Sehingga, eksportir tidak hanya lebih berdaya, namun juga mengurangi potensi peningkatan angka pengangguran,” kata dia, Kamis (17/12/2020).

Sejumlah hal yang disepakati antara LPEI dengan Bank Jateng dalam perjanjian Kerja Sama ini di antaranya Penjaminan atas pemberian fasilitas kredit modal kerja baru atau tambahan dalam rangka pemulihan ekonomi nasional untuk mengatasi dampak dari Pandemi COVID-19 dalam bentuk Cash Loan dan Non Cash Loan.

 

Kemudian, debitur merupakan pelaku usaha korporasi non BUMN dan non UMKM yang memenuhi kriteria kegiatan usaha berorientasi pada ekspor dan padat karya. Fasilitas ini dapat diberikan kepada nasabah baru dan/atau eksisting yang memerlukan tambahan modal kerja sebesar Rp10 Miliar s/d Rp1 Triliun.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement