Daftar Bank Syariah Terbesar di Dunia, Indonesia Bisa Masuk?

Alya Ramadhanti, Jurnalis · Kamis 17 Desember 2020 18:15 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 17 320 2329654 daftar-bank-syariah-terbesar-di-dunia-indonesia-bisa-masuk-V9IlDxu5H2.jpg Syariah (Foto: Reuters)

JAKARTA - Bank Syariah Indonesia merupakan nama baru bank hasil merger dari BRI Syariah, Bank Syariah Mandiri, dan BNI Syariah yang ditargetkan akan masuk Top 10 dunia. Langkah pemerintah menyatukan tiga bank syariah milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN) diikuti dengan ambisi besar.

Mengutip data Koran Sindo, berikut adalah 10 bank syariah terbesar di dunia. Di urutan pertama Al Rajhi Bank (Arab Saudi) dengan aset Rp1.370 triliun. Kedua, Dubai Islamic Bank (UEA) dengan aset Rp847 triliun. Ketiga, Kuwait Finance House (Kuwait) dengan aset Rp819 triliun. Keempat, Maybank Islamic (Malaysia) dengan aset Rp762 triliun.

Baca Juga: Muhammadiyah Kaji Tarik Seluruh Dana di Bank Syariah Indonesia 

Kelima, Qatar Islamic Bank (Qatar) dengan aset Rp593 triliun. Keenam, Abu Dhabi Islamic Bank (UEA) dengan aset Rp480 triliun. Ketujuh, Alinma Bank (Arab Saudi) dengan aset Rp452 triliun. Kedelapan, Parsian Bank (Iran) dengan aset Rp438 triliun. Kesembilan, Masraf Al Rayan (Qatar) dengan aset Rp367 triliun. Kesepuluh, Bank Rakyat (Malaysia) dengan aset Rp353 triliun.

Erick Thohir selaku Menteri BUMN, menargetkan bank syariah yang dikonsolidasikan ini nanti di tahun 2025 bisa masuk top 10 di dunia.

 

“Kita menargetkan bank syariah yang dikonsolidasikan Indonesia saat ini di tahun 2025 nanti bisa masuk top 10 di dunia.” Ujar Menteri BUMN, Erick Thohir, Kamis (16/12/2020) di Jakarta.

Apa yang disampaikan Erick Thohir tersebut tidak berlebihan. Melihat dari sisi aset Bank Syariah Indonesia akan memiliki aset mencapai Rp214,6 T dengan modal inti lebih dari Rp20,4 T.

Kinerja ketiga bank syariah tersebut menghasilkan aset dan laba yang cukup besar. Di urutan pertama, Bank Syariah Mandiri (BSM) memiliki aset Rp144,4 T per Juni 2020, dengan laba Rp1,07 T di Kuartal III/2020. Kedua, BNI Syariah memiliki aset Rp50,78 T dengan laba Rp387,01 M di Kuartal III/2020. Ketiga, BRI Syariah memiliki aset Rp49,6 T dengan laba Rp191 M di Kuartal III/2020.

Erick juga meminta Bank Syariah Indonesia mampu memberikan pelayanan dan pendanaan perbankan syariah sebagai salah satu sistem perbankan yang dimiliki dan diminati masyarakat Indonesia.

Ambisi tersebut juga telah ditegaskan hasil rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB), yang menyetujui visi Bank Hasil Penggabungan untuk “Menjadi 10 Bank Syariah Terbesar di Dunia”.

Selain menyetujui tiga bank syariah BUMN menjadi Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS), RUPSLB juga memutuskan nama-nama yang menjadi pengurus bank tersebut. Heri Gunardi yang saat ini menjabat sebagai ketua project management officer merger tiga bank syariah milik BUMN ditetapkan menjadi direktur utama.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini