WNA Dilarang ke Indonesia, Pemulihan Ekonomi Tak Efektif jika Covid-19 Belum Hilang

Fadel Prayoga, Jurnalis · Selasa 29 Desember 2020 11:18 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 29 320 2335507 wna-dilarang-ke-indonesia-pemulihan-ekonomi-tak-efektif-jika-covid-19-belum-hilang-dN1bN6dTA9.jpeg Waspada Virus Corona. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - Pemerintah Indonesia mengumumkan penutupan pintu masuk sementara bagi seluruh warga negara asing (WNA) termasuk wisatawan mancanegara dari semua negara per 1 Januari 2021.

Kebijakan ini diambil terkait dengan munculnya varian baru virus penyebab Covid-19, yang disebut menular lebih cepat.

Baca Juga: Indonesia Tutup Akses Masuk WNA, Berlaku dari 1-14 Januari 2021

Menanggapi hal itu, Direktur Riset CORE Piter Abdullah menyebut kebijakan tersebut merupakan keputusan yang tepat di tengah kasus baru Covid-19 yang masih meningkat. Sebab, selama ini kebangkitan ekonomi masih berjalan stagnan akibat penyebaran wabah yang kian meluas.

"Penanggulangan pandemi mencegah menyebarnya virus covid harus diutamakan, karena upaya pemulihan ekonomi tidak akan efektif apabila pandemi sendiri tidak bisa diatasi," kata Piter kepada Okezone, Selasa (29/12/2020).

 

Menurut dia, pemulihan ekonomi hanya bisa dilakukan ketika pandeminya berakhir. Selain itu, vaksin juga tidak akan membantu apabila penyebaran covid jika sudah begitu luas dan tidak tertanggulangi.

"Harus diingat bahwa Vaksin hanya bisa dilakukan kepada orang yang sehat, bukan kepada mereka yang sudah sakit," ujarnya.

Sementara itu, menurut Ekonom Indef Bhima Yudhistira kebijakan tersebut merupakan langkah yang baik ketika pemerintah memang serius menangani pandemi Covid-19 dan persoalan ekonomi.

Dia menilai, bila Indonesia tetap melonggarkan aturan WNA masuk, maka yang ada nantinya bisa memperparah angka kasus baru Covid-19. Kemudian, bisa dipastikan ekonomi tak akan pulih dan tetap berjalan stagnan.

"Justru pelarangan WNA masuk dengan adanya virus baru justru itu merupakan langkah yang tepat, karena ini untuk mencegah kerugian dari adanya penyebaran pandemi yang belum diketahui. (Kalau WNA tidak dilarang) Justru akan menambah beban bagi konsumsi rumah tangga dan aktivitas masyarakat kalau sampai virusnya menyebar," kata Bhima kepada Okezone.

Menurut dia, keputusan itu diambil setelah pemerintah belajar dari pengalaman sebelumnya. Di mana saat itu, pemerintah tak memberlakukan pengetatan, sehingga penyebaran corona begitu meluas.

"Jadi ini sudah langkah yang tepat, sepertinya pemerintah belajar dari kesalahan pada waktu periode Desember 2019-Februari 2020 terlalu melonggarkan pintu masuk WNA, sehingga kasus covid-19 begitu menyebar luas," ujarnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini