"Kita sudah ketinggalan untuk merger bank syariah ini. Tidak cakap menangkap peluang pengembangan merger bank syariah ini di periode Jokowi yang pertama. Mungkin dulu skenario utamanya dengan penyelamatan Bank Muamalat dan rencana pembelian bank Muamalat oleh pemerintah," katanya.
Sebelumnya Menteri Keuangan Sri Mulyani memuji kinerja perbankan syariah stabil dan tumbuh tinggi dibandingkan bank konvesional. Tercatat, aset perbankan syariah naik 10,97% dibandingkann perbankan konvesional yang sebesar 7,7%.
Artinya, pertumbuhan aset perbankan syariah lebih tinggi. Demikan juga dengan dana pihak ketiga (DPK) dari keuangan syariah mencapai 11,56%. Sedikit naik dibandingkan DPK konvesional 11,4%.
Baca Juga: Heboh Muhammadiyah Tarik Dana Jumbo, Bagaimana Likuiditas Perbankan?
(Rani Hardjanti)