Likuiditas Perbankan RI Aman, Makin Banyak Orang Nabung

Rina Anggraeni, Jurnalis · Selasa 29 Desember 2020 11:26 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 29 622 2335511 likuiditas-perbankan-ri-aman-makin-banyak-orang-nabung-chNh7uyMeF.jpg Rupiah (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat likuiditas dan permodalan perbankan berada pada level yang memadai. Alat likuid/non-core deposit dan alat likuid/DPK per 16 Desember 2020 terpantau pada level 157,39% dan 34,14%, di atas threshold masing-masing sebesar 50% dan 10%. Sedangkan, Dana Pihak Ketiga (DPK) di bulan November 2020 masih tumbuh relatif tinggi sebesar 11,55% yoy.

"Permodalan lembaga jasa keuangan sampai saat ini relatif terjaga pada level yang memadai," kata Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso dalam siaran pers di Jakarta, Selasa (29/12/2020).

Baca Juga: OJK Pastikan Likuiditas Perbankan Aman 

Lalu capital Adequacy Ratio perbankan tercatat sebesar 24,19 % serta Risk-Based Capital industri asuransi jiwa dan asuransi umum masing-masing sebesar 540% dan 354%, jauh di atas ambang batas ketentuan sebesar 120%.

"Begitupun gearing ratio Perusahaan Pembiayaan yang tercatat sebesar 2,19%, jauh di bawah maksimum 10%," katanya.

Kinerja intermediasi keuangan juga masih sejalan dengan perkembangan perekonomian nasional. Sementara itu, perbankan berhasil menyalurkan kredit baru sebesar Rp 146 triliun, namun pelunasan kredit dan hapus buku tercatat masih lebih besar dari kredit baru sehingga secara keseluruhan pertumbuhan kredit terkontraksi -1,39% yoy.

Kontraksi pertumbuhan kredit dipicu masih lemahnya permintaan kredit modal kerja, kredit investasi dan kredit konsumsi khususnya di daerah-daerah yang termasuk dalam high risk penyebaran Covid 19.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini