Investasi Raksasa dari Korsel, RI Punya Mobil Listrik di 2021

Rina Anggraeni, Jurnalis · Rabu 30 Desember 2020 13:54 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 30 320 2336282 investasi-raksasa-dari-korsel-ri-punya-mobil-listrik-di-2021-1MjgWpIV4k.jpg Mobil Listrik (Foto: Okezone)

JAKARTA - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadia memastikan Indonesia akan memiliki mobil listrik pada November 2021. Hal ini seiring, Pemerintah Indonesia telah melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) dengan LG Energy Solution, anak usaha LG Chem.

Kerjasama ini menyangkut rencana investasi perusahaan asal Korea di Indonesia, salah satunya pengembangan baterai kendaraan listrik (electric vehicle/EV).

"November 2021 bisa go mobil listrik di mana komponen baterai listrik dan BBM," kata Bahlil dalam video virtual, Rabu (30/12/2020)

Baca Juga: RI Negara Pertama di Dunia Kembangkan Industri Baterai Listrik dari Tambang 

Lanjutnya, Pemerintah Indonesia juga memastikan bahwa proyek investasi raksasa ini akan menyerap sebesar-besarnya tenaga kerja Indonesia. Saat ini negara-negara di dunia telah mencanangkan pengurangan konsumsi bahan bakar dan pengurangan emisi karbondioksida (CO2) dan pencanangan penerapan kendaraan listrik.

"Karena nantinya banyak 15%-100% dari total kendaraan yang beredar menggunakan listrik," katanya.

Baca Juga: Proyek Baterai Kendaraan Listrik Rp142 Triliun di Indonesia Segera Dimulai 

Diperkirakan pada tahun 2040 terdapat 49 juta unit kendaraan listrik (electric vehicle) atau sekitar 50% dari total permintaan otomotif dunia. Selain itu, beberapa pabrikan mulai mengalihkan lini produksi kendaraan konvensionalnya menjadi kendaraan listrik, yaitu antara 20-50% dari total produksinya.

Adapun target penerapan kendaraan listrik di dunia akan terus meningkat secara bertahap. Dalam rentang tahun 2020-2030, negara-negara Asia akan mulai menerapkannya, antara lain Republik Rakyat Tiongkok (RRT) (8,75 juta unit kendaraan), Thailand (250 ribu unit kendaraan), Vietnam (100 ribu unit kendaraan), Malaysia (100 ribu unit kendaraan), serta India (55 ribu unit mobil listrik dan 1 juta unit motor listrik). Sementara itu, target penerapan kendaraan listrik Indonesia pada tahun 2035 adalah 4 juta unit mobil listrik dan 10 juta unit motor listrik.

"Berdasarkan data BKPM, investasi asal Korea Selatan tahun 2015–triwulan 3 tahun 2020 tercatat sebesar USD8,12 miliar dengan 17 ribu proyek, 3.162 perusahaan dan menyerap tenaga kerja langsung 660.555 orang. Meski tahun 2020 dunia mengalami perlambatan ekonomi akibat pandemi COVID-19, investasi Korea Selatan terus bergerak positif," tandasnya

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini