Harga Kedelai Mahal, Netizen: Tolong Pak Jokowi Dikasih Subsidi

Fadel Prayoga, Jurnalis · Senin 04 Januari 2021 12:48 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 04 320 2338453 harga-kedelai-mahal-netizen-tolong-pak-jokowi-dikasih-subsidi-IcluE1HkPY.jpg Harga Kedelai Impor Naik. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - Masyarakat Indonesia dihebohkan dengan lonjakan penjualan harga tempe dan tahu di seluruh wilayah Tanah Air. Hal ini disebabkan karena tingginya haraga jual kedelai yang merupakan bahan pokok pembuatan makanan asli Indonesia tersebut.

Akibatnya, sejumlah pembuat tahu dan tempe pun mogok massal hingga menyebabkan kelangkaan di pasaran. Kemudia, penjual pun yang mendapatkan kedua produk itu terpaksa menjualnya dengan harga yang mahal.

Baca Juga: Dilema Pedagang Tahu dan Tempe di Tengah Mahalnya Kedelai

Melihat fenomena itu, sejumlah netizen memprotesnya karena keduanya itu merupakan makanan favorit masyarakat Indonesia. Ada seorang warganet dengan akun Twitter @DewiSus29793488 meminta Presiden Joko Widodo untuk mensubsidi harga kedelai yang sedang mahal.

"pak @jokowi tolong donk kedelai nya di beri subsidi lg,harga nya di turunin lg,biar pengrajin tempe ga kesusahan..tempe tahu kan makanan murah sehat..makanan pokok jg.," tulis akun Twitter @DewiSus29793488 yang dikutip Okezone, Senin (4/1/2021).

Baca Juga: Harga Kedelai Meroket, Mentan: Efek Covid-19

Kemudian, ada juga yang netizen yang mencuitkan dengan nada sedih ketika tahu harga tahu dan tempe melejit. Karena itu akan berdampak kepada masyarakat kecil yang sehari-hari makanan tersebut.

"Kasian rakyat kecil untuk sekedar beli tahu tempe aja melejit harga selangit.. Berita awal tahun udah miris aja," tulis akun Twitter @LYoeanita.

"Dari kemarin ga bisa makan tempe gara2 pedagangnya demo harga kedelai import," tulis akun Twitter @pelutkotak.

Tak hanya itu, ada juga netizen yang ternyata baru mengetahui bahwa harga penjualan tempe dan tahu sedang terjadi lonjakan.

"Cari tahu tempe di pasar ga ada, emang mahal bgt ya harga kedelai," tulis akun Twitter @alikahanifa.

"Coyyyyyyyyyyyaaaaaa harga tempe naik bunggg. Kata mamiku dari harga 3000 jadi 9000 sekarang. Waw sekaliiiiii," tulis akun Twitter @Nqomariyah__.


Sebelumnya, Menurut Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo kenaikan harga kedelai ini karena adanya kontraksi global. Salah satunya akibat pandemi virus corona atau Covid-19.

"Jadi mengenai kedelai yang ada adalah masalah kontraksi global. Ini juga mungkin saja lebih banyak karena bagian dari pandemi global dan membuat harga kedelai yang ada secara global itu terpengaruh khususnya dari Amerika Serikat (AS), dan itu yang kita rasakan di Indonesia," ujar dia Gedung Ditjen Tanaman Pangan Jakarta, hari ini.

Kemudian, lanjut dia, kenaikkan tidak hanya Indonesia yang mengalami kontraksi ini tetapi di beberapa negara juga. Seperti di Argentina misalnya juga terjadi polemik-polemik seperti ini.

"Tapi kami sudah bertemu jajaran pertanian, melibatkan integrator dan juga unit-unit kerja lain dari kementerian dan pemerintah daerah untuk mempersiapkan kedelai kita lebih cepat," ungkap dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini