Hari Kerja Pertama 2021, Erick Thohir Langsung Rapat dengan Pahala

Suparjo Ramalan, Jurnalis · Selasa 05 Januari 2021 15:17 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 05 320 2339232 hari-kerja-pertama-2021-erick-thohir-langsung-rapat-dengan-pahala-Y1nBvpcO5K.jpg Menteri BUMN Erick Thohir dengan 2 Wamennya (Foto: Instagram Erick Thohir)

JAKARTA - Memasuki pekan pe.rtama Januari 2021, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir langsung mengadakan evaluasi kinerja sepanjang 2020 dan menyusun rencana kerja untuk satu tahun ke depannya.

Melalui akun sosial medianya (Instagram) @erickthohir, dia mengutarakan bahwa rapat evaluasi dan rencana kerja tersebut dilakukan bersama Wamen BUMN I Pahala Nugraha Mansury dan Wamen BUMN II Kartika Wirjoatmodjo.

 Baca juga: Jadi Komisaris IFG, Anak Buah Sri Mulyani Soroti Pemegang Polis Jiwasraya

Erick mengatakan, tahun baru harus melahirkan semangat baru juga. "Hari kerja pertama di tahun 2021 kemarin (Senin) saya rapat dengan Wamen BUMN yang baru dilantik, Pak Pahala Mansury dan Wamen BUMN II, Pak Kartika Wirjoatmodjo, untuk evaluasi dan rencana kerja di tahun 2021," tulis Erick Selasa (5/1/2021).

Kementerian BUMN memang memiliki sejumlah program sepanjang tahun ini. Dalam catatan MNC News Portal, program-program Kementerian yang akan direalisasikan pada 2021 adalah proyek prioritas kementerian seperti proyek Tol Trans Sumatera dengan adanya Penanaman Modal Negara (PMN) dari pemerintah ke PT Hutama Karya (Persero) sebagai pengembang tol sebesar Rp11 triliun.

 Baca juga: Bio Farma: Puskemas Simpan Vaksin Covid-19

Proyek lainnya di bidang pariwisata, di mana, terdapat Pelindo III yang mengembangkan Pelabuhan Benoa sebagai pusat kawasan turis terpadu dan PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau ITDC yang mengembangkan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika.

Adapun, Pelindo III mendapatkan PMN sebesar Rp1,2 triliun dan ITDC sebesar Rp500 miliar. Selain itu, terdapat proyek pembangunan kawasan industri Batang, Jawa Tengah. Hal ini akan menjadi program prioritas Kementerian BUMN pada 2021 mendatang.

Kemudian, target BUMN Go Global pada 2021. Tentunya rangkaian persiapan go global sudah dimulai sejak tahun lalu. Seperti adanya penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) atau nota kesepahaman antara Kementerian BUMN dengan Kementerian Luar Negeri dengan harapan dapat mendorong pengembangan BUMN di pasar global untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan memajukan kepemimpinan global.

Dua aksi korporasi (corporate action) besar yang dilakukan Erick pada tahun ini adalah merger Bank BUMN Syariah dan penggabungan usaha mikro di bawah perbankan dan lembaga pembiayaan plat merah.

Selain itu, pembentukan Holding BUMN seperti Holding Aviasi dan Pariwisata. Pada tahun ini ada fase restrukturisasi portofolio. Di mana, Kementerian BUMN membentuk empat klaster utama guna mendorong kinerja bisnis holding Aviasi dan Pariwisata. Di mana, kedelapan emiten dimasukkan ke dalam empat klaster secara terpisah. Keempatnya adalah, klaster Airlines, klaster Airports, klaster Manajemen Destinasi, serta klaster Service Aviasi dan Logistik.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini