Pelabuhan Patimban Sanggup Tampung Kapasitas 7,5 Juta TEUs

Taufik Fajar, Jurnalis · Kamis 07 Januari 2021 13:34 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 07 320 2340448 pelabuhan-patimban-sanggup-tampung-kapasitas-7-5-juta-teus-DI0Y0TGsrK.jpg Pelabuhan (Foto: Ilustrasi Shutterstock)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan pengoperasian Pelabuhan Internasional Patimban, Subang, Jawa Barat. Pelabuhan tersebut sudah siap untuk digunakan.

Menurut Menteri Perhubungan (Mebhub), Budi Karya Sumadi Pelabuhan Patimban mencakup berbagai kegiatan dan potensi ekspor-impor yang bisa dimaksimalkan. Serta kegiatan perdagangan antarpulau untuk menghadapi era Indonesia emas di tahun 2045 mendatang.

Baca Juga: Canggih, Ketika Pelabuhan Patimban-Bandara Kertajati Bersatu

"Jadi untuk desain pelabuhan dengan dermaga yang dibangun di lepas pantai terhubung dengan jembatan dari daratan, terminal peti kemas kita rencanakan dengan kapasitas 7,5 juta (twenty foot equivalent unit/TEUs," ujar dia dalam telekonferensi, Kamis (7/1/2021).

Kemudian lanjut dia Pelabuhan Patimban juga bisa digunakan untuk fungsi lain, yakni untuk Terminal otomotif dengan kapasitas 600 ribu CBU (Completely Built Up) per tahun.

Baca Juga: Menhub: Pelabuhan Patimban Bakal Saingi Shanghai dan Singapura

"Itu adalah suatu jumlah yang besar dan tentu nanti membuat Indonesia menjadi satu negara eksportir yang diperhitungkan di dunia," ungkap dia.

Dia menambahkan kedalaman draf Pelabuhan Patimban yang direncanakan sedalam 16 meter, diharap juga mampu menampung kapal-kapal besar agar bisa merapat ke pelabuhan tersebut.

"Pasalnya menurut jurnal Review of Maritime Transport 2017 dikatakan dalam mewujudkan suatu pelabuhan agar menjadi pusat konektivitas, maka pelabuhan itu harus terhubung dengan baik pada kegiatan industri dan perdagangan internasional," jelasnya.

Serta, kata dia, harus memperhatikan beberapa aspek yaitu kecepatan, akses, peralatan modern, dengan layanan yang berbasis teknologi dan digitalisasi. Di mana, pelabuhan merupakan simbol utama dalam rantai transportasi global, yang menyediakan akses ke pasar, mendukung rantai pasokan, menghubungkan konsumen dan produsen.

"Bahkan membawa manfaat bagi masyarakat lokal. Apalagi, Pelabuhan Patimban ini juga dirancang melalui konsep sustainable, green, smart, dan integrated International port," tandas dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini