KNKT Pastikan Temuan Serpihan Benda Bukan Bangkai Pesawat Air Asia

Taufik Fajar, Jurnalis · Kamis 07 Januari 2021 19:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 07 320 2340693 knkt-pastikan-temuan-serpihan-benda-bukan-bangkai-pesawat-air-asia-4LMVbY7ccV.JPG Pesawat (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Kementerian Perhubungan masih terus menyelediki terkait temuan benda yang terdampar di perairan Kotawaringin Barat.

Ketua Komite Nasional Keselamaan Transportasi (KNKT) Soerjanto Tjahjono memastikan benda yang ditemukan di perairan Kotawaringin Barat itu bukan bangkai pesawat milik AirAsia yang jatuh pada jatuh di perairan Teluk Desa Ranggau pada 28 Desember 2014 lalu.

Baca Juga: KNKT Cek Bangkai Pesawat Diduga Milik AirAsia, Hasilnya?

"Jadi teka-teki masalah benda yang ada di perairan Kotawaringin Barat ini bukan bagian dari pesawat," ujar dia di Jakarta, Kamis (7/1/2021).

Kemudian, lanjut dia pihaknya akan berkordinasi dengan LAPAN untuk melakukan penelitian benda tersebut. Dan apakah benda ini merupakan bagian dari roket yang diruntuhkan dari negara Cina.

 

"Apabila benar kita melakukan koordinasi dengan Kementerian Luar Negeri (Kemlu), dan LAPAN," ungkap dia.

Dia juga menjelaskan, benda ini tidak menimbulkan radiasi yang berbahaya. "Tim dari KNKT dan Basarnas sudah meneliti benda ini aman dan tidak menimbulkan radiasi," tandas dia.

Sebelumnya, Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) memastikan lanjutan penyelidikan temuan sejumlah serpihan antariksa milik China di Dusun Teluk Ranggau, Desa Sei Cabang, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah (Kalteng) akan diteruskan pihak Lembaga Antariksa Nasional (LAPAN).

Hal ini disampaikan investigator KNKT, Masruri saat menggelar konferensi pers di kantor UPBU Bandara Iskandar Pangkalan Bun pada Rabu 6 Januari 2020 siang. “Karena KNKT hanya membidangi pesawat komersil dan milik TNI Polri di Indonesai, untuk pesawat antariksa tupoksinya di LAPAN,” ujar Masruri saat konferensi pers didampingi sejumlah pejabat berwenang di Pangkalan Bun.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini