7 Strategi Lunasi Utang Kartu Kredit Berbunga Tinggi

Alya Ramadhanti, Jurnalis · Kamis 07 Januari 2021 15:37 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 07 622 2340557 7-strategi-lunasi-utang-kartu-kredit-berbunga-tinggi-2eFZKvrAJr.jpg Kartu Kredit (Foto: Ilustrasi Shutterstock)

JAKARTA - Utang menjadi salah satu permasalahan tersulit dalam keuangan. Ketika memiliki utang, hidup akan tidak nyaman karena pikiran selalu dihantui dengan utang-utang yang belum lunas.

Utang juga banyak jenisnya, salah satunya utang kartu kredit. Hal ini terjadi akibat kelalaian membayar tagihan kartu kredit, baik itu dikarenakan kurangnya dana atau waktu yang tidak sesuai.

Semakin lama melunasi utang, semakin banyak bunga yang didapatkan. Hal ini dapat merusak stabilitas keuangan secara signifikan. Melansir dari The Balance, Kamis (7/1/2021) berikut strategi untuk melunasi utang kartu kredit.

Baca Juga: Mau Negosiasi Kenaikan Gaji, Ini 4 Tipsnya

1. Minta Suku Bunga Lebih Rendah

Kreditor terkadang rela menurunkan suku bunga. Terutama bagi pemegang kartu yang selalu membayar tepat waktu atau hanya melewatkan satu atau dua kali pembayaran.

Coba hubungi perusahaan kartu kredit dan tanyakan apakah mereka dapat menawarkan tarif yang lebih rendah daripada yang dimiliki saat ini. Jika mendapatkan penawaran untuk kartu kredit lain dengan tarif yang lebih rendah, gunakan penawaran tersebut sebagai alat tawar-menawar.

2. Transfer Saldo ke Kartu Kredit Suku Bunga Rendah

Jika memiliki kredit yang bagus, mungkin memenuhi syarat untuk mendapatkan tingkat bunga transfer saldo yang baik. Ini akan memungkinkan untuk mentransfer saldo pada satu kartu ke kartu kredit baru dengan tingkat bunga yang lebih rendah.

Jika tidak memiliki cukup kredit yang tersedia untuk mentransfer seluruh saldo ke satu kartu kredit, pindahkan sebagian untuk membantu melunasi utang lebih cepat. Namun, hanya boleh melakukan ini jika yakin dengan kemampuan untuk membatasi pengeluaran dan tidak memiliki utang pada dua kartu.

3. Bayar Sebisa Mungkin

Dengan utang berbunga tinggi, sebagian besar pembayaran bulanan digunakan untuk bunga. Jika ingin membuat kemajuan dalam melunasi pokok pinjaman, tingkatkan pembayaran. Bayar sebagian utang sesuai kapasitas keuangan yang ada.

Setelah melunasi satu utang, lanjut melunasi utang dengan bunga tertinggi berikutnya. Lakukan secara konsisten sampai semua utang terlunasi.

4. Kurangi Pengeluaran

Jika kesulitan melunasi utang berbunga tinggi, kemungkinan besar perlu melakukan perubahan signifikan pada pengeluaran. Buat anggaran batasan penggunaan uang agar ada ruang untuk pembayaran tambahan.

Seperti mengurangi pemakaian listrik, langganan streaming, jajan dan makan di luar. Jika mengontrak rumah, bisa pindah ke kontrakkan yang lebih murah biaya per bulannya.

5. Tunggu Beberapa Bulan

Jika memiliki pemasukan yang lebih sedikit daripada pengeluaran tentu akan sulit menyisihkan uang untuk membayar utang. Jangan memaksakan untuk melunasi, apalagi jika meminjam uang kepada bank/orang lain. Hal ini tentu akan menambah beban utang.

Tunggu beberapa waktu, jika benar-benar tidak dapat memperoleh uang tambahan. Selama menunggu, hindari membuat biaya tambahan pada kartu kredit berbunga tinggi. Kontrol pemakaian kartu kredit dan lakukan penghematan pada biaya hidup sehari-hari.

6. Bayar Utang dengan Nominal Terkecil

Menyingkirkan utang berbunga tinggi terlebih dahulu mungkin bukan strategi terbaik untuk pelunasan utang. Maka dari itu, coba melunasi utang dengan saldo yang lebih kecil terlebih dahulu.

Metode ini seringkali membutuhkan waktu lebih lama daripada metode lain. Kemungkinan besar juga akan membayar lebih banyak bunga. Namun, utang-utang akan lebih cepat lunas dan timbul perasaan lega serta memotivasi untuk melunasi utang yang lain.

7. Lakukan Konseling Kredit

Bergantung pada hutang, pendapatan, dan pengeluaran, konselor kredit mungkin dapat membantu mendaftarkan dalam rencana pengelolaan hutang (DMP). Di DMP, kreditor menurunkan suku bunga dan pembayaran bulanan.

Dapat juga memanfaatkan suku bunga yang lebih rendah dengan mengirimkan pembayaran bulanan yang lebih besar. Tetapi kekurangannya, tidak dapat menggunakan kartu kredit saat berada di DMP. Akan tertera catatan di laporan kredit, yang menyatakan bahwa bekerja dengan seorang penasihat kredit.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini