Putar Duit BLT Jadi Usaha, Begini Caranya

Fadel Prayoga, Jurnalis · Selasa 12 Januari 2021 15:25 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 12 622 2343174 putar-duit-blt-jadi-usaha-begini-caranya-m91bY8XNKo.jpeg Tips Mengatur Keuangan (Ilustrasi: Shutterstock)

JAKARTA - Pemerintah memutuskan untuk mengubah program bantuan sosial (Bansos) di tahun 2021. Di mana semula disalurkan ke dalam produk, kini diberikan ke dalam bentuk tunai atau transfer kepada penerima Program Keluarga Harapan (PKH).

PKH disalurkan setiap 3 bulan sekali, dalam 4 tahap, yaitu Januari, April, Juli dan Oktober 2021 melalui Bank HIMBARA. Pada bulan Januari, PKH akan disalurkan dengan anggaran sebesar Rp7,17 triliun.

Baca Juga: 3 Bantuan Tunai Cair di Januari, dari BLT Anak Sekolah hingga Bansos Rp300.000

Dalam mengelola Bansos sebaiknya juga disisihkan dananya untuk membuka usaha. Bagaimana caranya untuk mengalokasikan dana Bansos tersebut agar bisa tepat sasaran?

Menurut Perencana Keuangan dari Advisors Alliance Group Andy Nugroho yang paling penting bikin bujeting terlebih dahulu untuk digunakan ke dalam kebutuhan sehari-hari. Kemudian, sisihkan sekira 30% dari BLT untuk digunakan sebagai modal usaha.

Baca Juga: Bansos Tunai Cair, 6 Hal yang Bisa Dibelanjakan

"Bisa digunakan sebagai modal tambahan bila mereka hendak membuka suatu usaha. Adapun jumlah dana yang digunakan sebagai modal usaha jangan semuanya, tapi sebagai modal awal sekitar 30% dari BLT yang diterima," ujarnya kepada Okezone, Selasa (12/1/2021).

 

Dia menjelaskan, setelah dari modal itu sudah mulai berjalan usahanya dan mendapatkan keuntungan, maka uang yang disisihkan dari BLT bisa lebih besar lagi.

"Bila modal yang dikucurkan sudah mulai berputar dan memberikan hasil, maka dapat ditambahkan lagi sampai 50% dari BLT," kata dia.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini