Utang Luar Negeri RI Dekati Rp6.000 Triliun

Iffa Naila Safira, Jurnalis · Sabtu 16 Januari 2021 04:09 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 15 320 2345050 utang-luar-negeri-ri-dekati-rp6-000-triliun-tXLp1ugP5T.jpeg Utang Luar Negeri Indonesia. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - Direktur Eksekutif Komunikasi BI Erwin Haryono mengatakan pertumbuhan ULN Indonesia pada akhir November 2020 tercatat sebesar 3,9% (yoy), meningkat dibandingkan dengan pertumbuhan pada bulan sebelumnya sebesar 3,3% (yoy).

Posisi ULN Indonesia pada akhir November 2020 tercatat sebesar USD416,6 Miliar setara Rp5.853 T (kurs Rp14.050 per USD). Disebabkan oleh peningkatan penarikan neto ULN Pemerintah.

"Selain itu, penguatan nilai tukar Rupiah terhadap dolar AS juga berkontribusi pada peningkatan nilai ULN berdenominasi Rupiah," kata Erwin di Jakarta, Jumat (15/1/2021).

Berdasarkan sektornya, ULN terbesar dengan pangsa mencapai 77,0% dari total ULN swasta bersumber dari sektor jasa keuangan dan asuransi, sektor pengadaan listrik, gas, uap/air panas dan udara dingin (LGA), sektor industri pengolahan, dan sektor pertambangan dan penggalian.

Baca Selengkapnya: Utang Luar Negeri RI Naik Hampir 4% Jadi Rp5.853 Triliun

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini