Contek Abu Dhabi, RI Bangun Taman Panel Surya di Indonesia Timur

Michelle Natalia, Jurnalis · Sabtu 16 Januari 2021 18:18 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 16 320 2345478 contek-abu-dhabi-ri-bangun-taman-panel-surya-di-indonesia-timur-FtfKFadFvw.png Taman Panel Surya. (Foto: Okezone.com/ESDM)

JAKARTA - Pemerintah berencana mengembangkan taman panel surya atau surya park di wilayah Indonesia Timur. Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM Dadan Kusdiana mengatakan, konsep pembangunan solar park merupakan bagian dari pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) skala besar di lahan yang luas.

"Kami merencanakan bangun solar park, seperti yang ada di Abu Dhabi (Uni Emirat Arab), Portugal, dan Arab Saudi. Satu hamparan besar isinya solar panel saja," jelas Dadan di Jakarta, Sabtu (16/1/2021).

Baca Juga: Kurangi Candu Impor Minyak dan LPG, Bisa?

Nantinya, lokasi pengembangan solar park akan dipusatkan di Indonesia Timur dengan memanfaatkan wilayah-wilayah yang kering, memiliki radiasi sinar matahari yang bagus, dan cerah hujan rendah.

"Makin ke timur, khususnya di daerah-daerah yang kering, sinar matahari bagus, jarang hujan," ungkap Dadan.

Baca Juga: Kebutuhan Energi Baru Pulih di 2022, EBT Banyak Diminati

Rencana pengembangan ini merupakan salah satu upaya pemerintah dalam mengembangkan PLTS secara massif. Kementerian ESDM mencanangkan target peningkatan kapasitas PLTS mencapai 17.687 Mega Watt (MW) pada 2035. Pengembangan PLTS secara masif didorong lantaran saat ini harga keekonomian PLTS sudah sangat kompetitif dan mampu bersaing dengan pembangkit fosil seperti pembangkit listrik tenaga uap (PLTU).

"Sudah bisa bersaing. Memang kalau PLTU bisa sebagai baseload, PLTS hanya pada saat mataharinya ada. Bagaimana mencapainya? Ini kombinasi antara kesiapan dan pendapatan keekonomian yang baik, aspek teknis juga, supaya PLN tidak kesulitan menerima PLTS skala besar," kata Dadan.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini