Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Duh, Produk Lokal di Pasar Internasional Masih Belum Banyak

Suparjo Ramalan , Jurnalis-Senin, 18 Januari 2021 |10:47 WIB
Duh, Produk Lokal di Pasar Internasional Masih Belum Banyak
Produk UMKM di Pasar Internasional Masih Minim. (Foto: Okezone.com)
A
A
A

JAKARTA - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mencatat peran Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dalam Global Value Chain (GVC) belum maksimal. Tercatat, produk lokal yang ada di pasar internasional hanya sebesar 6,3%.

Wakil Menteri BUMN II Kartika Wirjoatmodjo menyebut, minimnya peran UMKM di pasar global menyebabkan kontribusi usaha mikro di sektor ekspor pun menjadi minim. Di mana, hanya 14,7% kontribusi UMKM terhadap ekspor Indonesia.

Baca Juga: Presiden Jokowi: Perusahaan Besar dan UMKM Harus Sama-Sama Untung

"Sayangnya kontribusi kepada ekspor masih 14,7% dan yang paling krusial adalah keterlibatan UMKM Indonesia dalam global Global Value Chain untuk berbagai macam produk di internasional itu hanya di 6,3%%. Jadi ini menjadi konsentrasi kami," ujar Kartika Wirjoatmodjo, Senin (18/1/2021).

Dalam kajian ilmiah terkait dengan eksistensi UMKM, Kementerian BUMN mencatat ada tiga poin utama yang menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah sekaligus menjadi tantangan bagi UMKM. Ketiga poin tersebut adalah kapasitas dalam mengelolah usaha, akses pembiayaan, dan akses pasar di tingkat global.

Tiko, sapaan akrab Kartika Wirjoatmodjo menyebut, ketiga poin itu harus terus ditingkatkan, baik berupa memperbaharui skill manajerial dan pengelolaan keuangan.

Baca Juga: Jokowi: UMKM Bisa Naik Kelas dan Masuk Rantai Produksi Global

"Dari berbagai survei dan kajian yang kita lakukan, ada tiga hal yang menjadi tantangan utama dari berbagai UMKM di Indonesia. Pertama, capability dalam mengelola usaha harus ditingkatkan, jadi manajerial atau skill, bagaimana mereka mengelola keuangannya dan sebagainya memang harus ditingkatkan dengan memberikan pembinaan dan pendampingan," kata dia.

Ihwal akses pembiayaan, dalam 5 tahun terakhir pemerintah telah memberikan kemudahan akses pembiayaan kepada UMKM, meski begitu perlunya upaya penguatan-penguatan tambahan di berbagai aspek lain.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement