Harga Emas Akhirnya Bangkit usai Penurunan Tajam

Selasa 19 Januari 2021 07:41 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 19 320 2346771 harga-emas-akhirnya-bangkit-usai-penurunan-tajam-FsWYCsEaBy.jpg Emas (Foto: Ilustrasi Reuters)

JAKARTA Harga emas berjangka akhirnya menguat pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB). Harga emas rebound dari penurunan tajam akhir pekan lalu. Harga emas bangkit ketika ekspektasi stimulus fiskal tambahan di Amerika Serikat mendukung daya tarik emas sebagai lindung nilai inflasi.

Baca Juga: Tertekan Dolar AS, Harga Emas Anjlok 1%

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Februari di divisi COMEX New York Exchange, terangkat USD6,90 atau 0,38% menjadi menetap di USD1.836,80 per ounce. Akhir pekan lalu emas berjangka anjlok USD21,5 atau 1,16% menjadi USD1.829,90, demikian dilansir dari Antara, Selasa (19/1/2021).

"Pemerintah baru (AS) akan memberikan lebih banyak stimulus ekonomi dan juga kebijakan Federal Reserve AS tidak mungkin menjadi lebih hawkish di masa depan," kata analis Commerzbank, Eugen Weinberg.

 

"Oleh karena itu, kami cenderung melihat dukungan lanjutan untuk harga emas," jelasnya.

Presiden terpilih AS Joe Biden menyusun rencana stimulus USD1,9 triliun minggu lalu untuk membantu ekonomi dan meningkatkan peluncuran vaksinasi terhadap COVID-19. Ketua Fed Jerome Powell mengatakan tidak ada alasan untuk mengubah sikap akomodatif bank sentral mengingat kedalaman masalah ekonomi akibat pandemi.

Emas dianggap sebagai lindung nilai terhadap inflasi dan penurunan nilai mata uang yang dapat dihasilkan dari stimulus yang meluas. Namun, Weinberg dari Commerzbank mengatakan dolar yang lebih kuat, optimisme ekonomi dan kekhawatiran tentang Janet Yellen sebagai calon menteri keuangan AS, yang mungkin membatasi sisi stimulus fiskal, membebani harga emas.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini