Banjir Impor, Pengusaha Minta Tata Niaga Bahan Baku Tekstil Diperbaiki

Ferdi Rantung, Jurnalis · Selasa 19 Januari 2021 13:08 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 19 320 2346967 banjir-impor-pengusaha-minta-tata-niaga-bahan-baku-tekstil-diperbaiki-wUUTrQLDfW.jpg Logistik (Shutterstock)

JAKARTA - Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) meminta kepada pemerintah agar tata niaga bahan baku impor tekstil dapat diperbaiki. Sebab, bahan baku impor tersebut mengganggu utilisasi industri.

Ketua Umum Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API), Jemmy Kartiwa Sastraatmaja mengungkapkan bahwa pihaknya sudah berkoordinasi dengan Kementerian Perindustrian untuk memperbaiki tata niaga impor ini.

Baca juga: Ekonomi Membaik, Laju Impor Bakal Lebih Kencang dari Ekspor

"Dulu dengan banjir impor utilisasi industri TPT sangat rendah" katanya dalam Market Review IDX Channel, Selasa (19/1/2021)

Ia mengaku, saat ini tata niaga bahan baku impor tekstil kondisinya sudah sangat baik dari sebelumnya. Hal ini berkat pembicaraan API dengan Kemenperin pada 2019.

Baca juga: Impor Naik 14%, Terbanyak dari China

Ia mengatakan, bahwa Kemenperin telah berkerja keras untuk melakukan pengendalian impor. Hal itu terlihat dari surplus neraca perdagangan TPT yang meningkat pada tahun 2020.

"Dengan dikendalikan bahan baku impor tekstil ini, kinerja industri TPT sudah lebih baik dari pada 2019. Pada periode Januari - Oktober TPT surplus 200 juta dollar dari tahun sebelumnya di periode yang sama." Terangnya

Ia menambahkan, dengan adanya perbaikan tata niaga lagi industri TPT akan bisa lebih berkembang. Sehingga target tahun ini dapat tercapai.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini