Share

Uni Emirat Arab Bisa Jadi Hub Perdagangan Indonesia ke Kawasan Timur Tengah

Fadel Prayoga, Jurnalis · Rabu 20 Januari 2021 21:44 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 20 320 2347976 uni-emirat-arab-bisa-jadi-hub-perdagangan-indonesia-ke-kawasan-timur-tengah-eM3IntiBRI.jpg Hubungan Dagang Indonesia-UEA Perlu Ditingkatkan. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - Hubungan bisnis antara Indonesia dengan Uni Emirat Arab perlu ditingkatkan. Pasalnya, negara tersebut salah satu penghubung (hub) perdagangan di Kawasan Timur Tengah dan Afrika Utara.

Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga pun melakukan Virtual Business Meeting Indonesia-UEA. Dia mengatakan, sampai November 2020 perdagangan Indonesia- UEA mencapai USD2,7 miliar.

Baca Juga: Ekspor Desember Naik 8,39% Jadi USD16,54 Miliar

โ€œKita optimis perdagangan Indonesia dengan Uni Emirat Arab akan terus meningkat. Ini seiring dengan kebijakan peningkatan ekspor Indonesa.โ€ ujarnya, dalam keterangan tertulis, Rabu (20/1/2021).

Dilihat dari jumlah penduduk, Uni Emirat Arab memang terhitung kecil, yaitu kurang dari 10 juta. Tetapi tingkat kesejahteraannya terhitung tinggi. GDP UEA adalah USD414,2 miliar pada 2018.

Baca Juga:ย Filipina 'Jegal' Ekspor Mobil RI dengan Tarif Baru, Ini Langkah Mendag

Artinya pendapatan per kapita UEA adalah sebesar USD41.400. Angka itu menunjukkan besarnya peluang pasar di UEA bagi produk Indonesia.

Selain itu, UEA juga merupakan hub. Transportasi, perdagangan dan jasa yang penting di Kawasan Timur Tengah. Ini tentu menambah potensi yang sudah ada.

Sama dengan UEA, Indonesia punya potensi yang sangat besar baik sebagai pemasok bahan baku maupun pasar. Dengan jumlah penduduk yang lebih dari 270 juta, Indonesia selalu menjadi pasar yang menarik bagi pelaku ekonomi untuk memasarkan produknya.

Maka dengan hubungan kerja sama perdagangan yang baik, peningkatan volume perdagangan di tahun mendatang sangat mungkin dicapai.

Indonesia dan UEA sendiri punya kerjasama perdagangan dengan Dubai lewat mekanisme Gulf Cooperation Council (GCC). Melalui GCC diharapkan banyak peluang di kedua negara bisa lebih terbuka sehingga arus barang dan jasa bisa terus meningkat.

Indonesia juga secara rutin mengikuti Dubai Expo sebagai Langkah untuk meningkatkan ekspor. Dubai Expo adalah pameran dagang berskala internasional, bahkan terbesar di dunia, dengan pengunjung hingga jutaan orang. Tahun ini, Dubai Expo direncanakan berlangsung dari tanggal 1 Oktober 2021 hingga 31 maret 2022. Indonesia pada Dubai Expo 2021 akan menempati area seluas 3000 meter persegi dengan jumlah pengunjung yang ditargetkan mencapai 2,5 juta orang.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini