Banyak Hantu Berdasi Ganggu Iklim Investasi

Rina Anggraeni, Jurnalis · Kamis 21 Januari 2021 16:50 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 21 320 2348523 banyak-hantu-berdasi-ganggu-iklim-investasi-PQKllEkMK4.jpg Investasi (Foto: Ilustrasi Okezone.com)

JAKARTA - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) bakal terus mempermudah iklim investasi di Indonesia. Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan ada 'hantu-hantu' berdasi. Hantu itu mengganggu realisasi investasi di Indonesia.

Kata dia, di 2019 saat dia awal menjabat ada sekitar Rp708 triliun investasi mangkrak. Saat dicari tahu ternyata masalahnya bukan hanya promosi tapi banyaknya kondisi faktual hambatan di lapangan.

Baca Juga: Hati-Hati, Begini Modus Penipuan Bursa Berjangka Selama 2020

"Kita tahu bahwa terjadi ego sektoral yang sangat luar biasa. Di kementerian-lembaga ego sektoralnya perlu disampaikan begitu luar biasa sekali. Aturan kita yang tumpang tindih antara kabupaten kota, provinsi dan pusat. Ditambah lagi dengan persoalan biaya tanah di kawasan industri yang cukup tidak kompetitif dibandingkan dengan beberapa negara lain," kata Bahlil dalam video virtual, Kamis (21/1/2021).

Baca Juga: Dear Investor yang Main Saham Pakai Uang Panas, Dengerin Nih Wejangan dari Bos BEI

Kata dia, saat ini dari total nilai investasi yang mangkrak sudah ada sekitar Rp474,9 triliun yang diselesaikan, salah satunya investasi Lotte Chemical sebesar Rp61,2 triliun. Permasalahan investasi Lotte Chemical adalah persoalan tanah yang sudah 5 tahun tak kunjung selesai. Nah menurutnya permasalahan itu akibat diganggu para hantu berdasi.

"Memang tidak bisa dinaifkan bahwa pemain-pemain di lapangan ini banyak. Pemainnya ini dalam bahasa saya ini, mohon maaf saya pakai bahasa kasar sedikit, ini semacam hantu-hantu. Ada hantu berdasi, ada hantu tidak berdasi, dan yang bisa selesaikan ini hanya orang yang pernah belajar hantu atau tahu ilmu hantu. Kalau enggak, ya enggak selesai," tuturnya.

Kendati demikian, dia optimis bisa menggairahkan iklim investasi di 2021. Apalagi, dengan hadirinya kawasan Batang akan menggairahkan investasi termasuk pertumbuhan ekonomi.

"Investasi kita setiap tahun naik tapi enggak diiringi degan tingkat pertumbuan ekonomi yang agak bagus," tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini