Stok Pupuk Subsidi 2021 Disiapkan hingga Lebih dari 250%

Taufik Fajar, Jurnalis · Kamis 21 Januari 2021 18:40 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 21 320 2348614 stok-pupuk-subsidi-2021-disiapkan-hingga-lebih-dari-250-aMuTolAUbW.jpg Penyaluran Subsidi Pupuk 2021. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Pemerintah melalui PT Pupuk Indonesia (Persero) kembali menyiapkan stok pupuk bersubsidi untuk tahun ini. Jumlah stok pupuk bersubsidi disiapkan 250% dari ketentuan stok minimum di gudang lini III produsen, untuk mengantisipasi kebutuhan petani.

Direktur Utama Pupuk Indonesia Bakir Pasaman menyebutkan saat ini stok pupuk bersubsidi per 16 Januari 2021 mencapai 1,2 juta ton di lini III produsen, jauh di atas ketentuan stok minimum di gudang lini III produsen mencapai 484.246 ton.

Baca Juga: DPR Cecar Pupuk Subsidi Langka, Mentan: Sedang Diurus

"Keadaan kondisi stok di masing-masing provinsi dan kabupaten, baik urea, NPK, SP-36, ZA dan organik mencapai 1.211.260 ton, atau mencapai 250% dari ketentuan stok minimum yang ditentukan," kata Bakir, dalam keterangannya, Kamis (21/1/2021).

Bakir merinci stok urea di lini III produsen mencapai 525.093 ton atau 249% dari ketentuan stok minimum, stok NPK mencapai 398.200 ton atau 265% dari ketentuan stok, SP-36 98.611 ton atau 191%.

Baca Juga: Jelang Musim Tanam, Bagaimana Stok Pupuk Subsidi?

Kemudian stok ZA mencapai 95.091 ton atau 214 persen dari ketentuan minimum, serta organik mencapai 94.264 ton atau 345 persen dari ketentuan minimum.

Untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan petani dan sesuai arahan Kementerian Pertanian, Pupuk Indonesia Grup juga menyediakan pupuk non subsidi di setiap kios-kios resmi agar petani tetap bisa mendapatkan pupuk.

Pupuk Indonesia menegaskan bahwa pupuk bersubsidi diperuntukkan bagi petani yang sudah terdaftar di sistem elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK) dan sudah memiliki kartu tani (di beberapa daerah tertentu).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini