Viral Bule Jualan Mi Ayam Rp7.000 demi Bertahan Hidup, Ini Kisahnya

Jum'at 22 Januari 2021 09:35 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 22 455 2348861 viral-bule-jualan-mi-ayam-rp7-000-demi-bertahan-hidup-ini-kisahnya-PwXo7jbVoE.jpg Mbak Charlie Mendadak Viral karena Menjual Mi Ayam. (Foto: Okezone.com/Harminanto)

JAKARTA – Jualan atau dagang mi ayam tentu biasa saja. Tapi beda jika yang berjualan seorang turis atau bule.

Dia adalah Charlotte Peeters yang biasa disapa ‘Mbak Charlie’. Dirinya pun mendadak dibicarakan banyak warganet setelah viral berjualan mi ayam.

Perempuan warga negara Belanda ini sudah 11 tahun tinggal di Yogyakarta dan terlihat fasih meracik mi ayam dan bahkan mendapatkan penilaian positif dari orang yang pernah mencoba.

Mbak Charlie menceritakan pertama kali berjualan mi ayam pada 17 Agustus 2020 lalu. Dia harus beralih bisnis kuliner karena usaha pariwisata yang dikelola bersama suami, Arya Andika Widyadana terdampak pandemi Covid-19.

Baca Juga: Atasi Rasa Jijik, Pemuda Ini Raup Untung Jutaan Rupiah dari Belatung

Sebuah ruang di kompleks Moses Gatotkaca yang sedianya digunakan sebagai garasi dan tempat menginap karyawan akhirnya disulap menjadi tempat jualan mi ayam.

“Kami terpaksa harus rumahkan karyawan karena pandemi, jadi kami ubah ruang ini jadi tempat jualan mi ayam. Kami berinama Mi Ayam Bakso Telolet,” ungkap Charlie, dikutip dari KRJogja, Jumat (22/1/2021).

Pilihan menjalani bisnis kuliner mi ayam dipilih Charlie karena menginginkan makanan yang dijualnya bisa dinikmati banyak kalangan pembeli. Pada awal buka, mi ayam dijual dengan harga Rp5 ribu dan 1,5 bulan terakhir dinaikkan menjadi Rp7 ribu per porsi.

“Saya ingin buat makanan murah agar semua orang bisa makan, karena kami tahu pandemi ini begitu luar biasa, kami merasakan langsung. 17 Agustus kami buka, ya naik turun karena memang masa pandemi ya. Tapi sejak viral beberapa hari ini, meningkat lumayan,” imbuh perempuan yang juga ibu dua anak ini.

Baca Juga: 5 Tips Sukses Usaha Jualan Baju

Charlie sendiri mengaku jatuh cinta dengan mi ayam sejak 2009 lalu, saat diajak makan oleh pacar yang sekarang menjadi suaminya. Kesan gurih manis yang dirasakan ternyata membekas hingga akhirnya membuka warung mi ayam.

“Kebetulan saya suka sekali mi ayam dan suami suka bakso, akhirnya kami satukan jadi mi ayam bakso ini. Saya jatuh cinta pada mi ayam karena dulu diajak suami saat masih pacaran makan di mi ayam Jalan Solo dekat Bank BCA. Ya sekarang akhirnya belajar masak, lalu berani buka,” kenangnya.

Charlie sendiri memang memiliki kedekatan dengan Indonesia karena neneknya merupakan orang Lampung. Ia beberapa kali datang ke Indonesia untuk berwisata karena sang ayah yang lahir di Sorong, Papua ingin menengok negara tempat kelahirannya.

“Saya sendiri menetap di Jogja sejak 2009, sebenarnya tujuan kerja untuk HAM, awalnya seharusnya di Papua, tapi saya datang ke Jogja untuk belajar Bahasa Indonesia. Tapi kemudian LSM saya ada masalah, kerja tidak jadi tapi sudah ketemu suami jadi ya sudah akhirnya semakin cepat tinggal di Jogja,” lanjut dia tertawa.

Saat ini, kala usaha bidang wisatanya lesu, Charlie terus menyibukkan diri di dunia kuliner. Hari-harinya dihabiskan untuk meracik hidangan mi ayam dan menyajikan bagi para pembeli.

Penghasilannya menurun drastis, namun ia tetap bersyukur bisa bertahan dengan daya usaha yang dimampu. Apalagi kini ia dan suami memiliki dua anak berusia 5 dan 2 tahun yang harus diberikan kehidupan layak.

“Ya pendapatan sangat beda dengan bisnis yang dulu, tapi kami ingin survive saja dulu. Kami punya dua anak, mereka tetap sekolah dan ya kami ingin buat mereka nyaman. Harapan kami, mie ayam ini disukai karena kami masih terus belajar meracik dengan maksimal,” ungkapnya lagi.

Dalam sehari, kini warung mi ayam milik Charlie dapat menyediakan hingga 100 porsi untuk pembeli. Rata-rata mereka kaget ketika dilayani seorang bule yang sudah sangat fasih berbahasa Indonesia, bahkan sedikit Jawa.

“Sebelum viral beberapa hari lalu banyak orang kaget saya yang melayani, lho kok bule orang asing yang melayani. Tapi saya ajak basa basi ngobrol agar nyaman. Kemarin sejak viral banyak ya yang datang memang ingin mencoba merasakan mi ayam Telolet ini. Mudah-mudahan rasanya bisa diterima,” pungkas dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini