Investor Dalam Negeri Jadi Penyelamat di Tengah Covid-19

Ferdi Rantung, Jurnalis · Senin 25 Januari 2021 17:21 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 25 320 2350551 investor-dalam-negeri-jadi-penyelamat-di-tengah-covid-19-eshO5Nn1Qb.jpg Investasi (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan bahwa dalam 5 tahun terakhir, investasi dari penanaman modal dalam negeri (PMDN) terus mengalami kenaikan. Bahkan di tahun ini, PMDN realisasinya lebih banyak dari penanaman modal asing (PMA).

BKPM mencatat akumulasi realisasi investasi di 2020 mencapai Rp826,3 triliun. Total realisasi investasi tersebut terdiri dari PMDN sebesar Rp413,5 triliun atau naik 7%.Sementara sisanya berasal dari PMA sebesar Rp412,8 triliun atau turun 2,4%.

"Di era pandemi Covid peran PMDN sangat luar biasa, jadi sekarang kita tidak bisa lagi membeda - bedakan PMA dan PMDN yang didahulukan" katanya dalam konferensi pers, Senin (25/1/2021).

Baca Juga: Investasi di Luar Jawa Lebih Banyak, Bahlil: Insentifnya Besar 

Dia memaparkan, pada tahun 2016 PMDN sebesar 35,5% dan PMA 64,7%. Sedangkan tahun 2020 PMDN 50,1% dan PMA 49,9%,

Dia menjelaskan, PMDN pada saat pandemi merupakan benteng pertahan dalam realisasi investasi. Untuk itu tidak ada lagi perbedaan antara PMA dan PMDN.

"Jadi 5 tahun terakhir investasi kita sudah mulai berimbang antara PMA dan PMDN. Ini baru dalam sejarah bisa berimbang. Dan ini perlu ditingkatkan lagi," katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini