Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Lockdown Akhir Pekan Bisa Ganggu Proses Pemulihan Ekonomi

Fadel Prayoga , Jurnalis-Rabu, 27 Januari 2021 |08:13 WIB
<i>Lockdown</i> Akhir Pekan Bisa Ganggu Proses Pemulihan Ekonomi
Ekonomi (Foto: Shutterstock)
A
A
A

JAKARTA - Kasus baru Covid-19 di Indonesia masih belum menunjukkan adanya penurunan. Kini, terbaru jumlah orang yang mengidap virus corona sudah mencapai angka 1 juta kasus, tepatnya 1.012.350.

Lalu, apakah usulan untuk menerapkan kebijakan lockdown di akhir pekan merupakan keputusan yang tepat?

Direktur Riset CORE Piter Abdullah menilai pemerintah tak perlu menerbitkan aturan pelarangan aktivitas sosial tersebut.

"Kita tidak memerlukan lockdown (di akhir pekan)," kata Piter kepada Okezone, Rabu (27/1/2021).

Baca Juga: Soal Usulan Lockdown Akhir Pekan, Pengusaha Mal: Mengorbankan Banyak Hal 

Menurut dia, tak ada jaminan dengan menerapkan lockdown, maka kasus Covid-19 langsung menurun. Akan tetapi, itu malah akan menganggu proses pemulihan ekonomi yang sedang berjalan.

"Lockdown tidak jadi jaminan penurunan kasus tetapi di sisi lain akan menambah tekanan terhadap dunia usaha yang kemudian justru mengganggu proses pemulihan ekonomi," ujarnya.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement