Waskita Bakal Jual 9 Ruas Tolnya, Siapa Minat?

Giri Hartomo, Jurnalis · Rabu 27 Januari 2021 17:24 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 27 320 2351876 waskita-bakal-jual-9-ruas-tolnya-siapa-minat-bUZEF8brr1.jpg Waskita Jual 9 Ruas Jalan Tol. (Foto: Okezone.com/Waskita)

JAKARTA - PT Waskita Karya (Persero) Tbk berencana melakukan aksi korporasi dengan menjual ruas tol yang dimilikinya. Tak tanggung-tanggung, akan ada 9 ruas tol yang bakal dijual oleh perusahaan konstruksi milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Hedy Rahadian mengatakan, divestasi atau penjualan ruas tol ini murni merupakan aksi korporasi yang dilakukan oleh Waskita Karya. Mengingat Waskita Karya saat ini sedang dalam kesulitan likuiditas.

Baca Juga: Modal Kurang Rp60 Triliun, Pembangunan Tol Trans Sumatera Terancam Berhenti

"Masalah divestasi ini sebenarnya bukan full government problem. Divestasi ini adalah permasalahan yang terkait dengan PT Waskita Karya. Jadi Waskita Karya memang perlu melakukan divestasi karena berada dalam kesulitan likuiditas," ujarnya dalam acara rapat virtual dengan Komisi V DPR-RI, Jakarta, Rabu (27/1/2021).

Karena ini merupakan aksi korporasi lanjut Hedy, maka pemerintah tidak bisa ikut campur di dalamnya. Terkecuali, jika Waskita Karya membutuhkan dukungan-dukungan dari pemerintah.

"Tapi, ini semuanya adalah corporate action, jadi kami tidak masuk terlalu dalam. Kecuali kalau Waskita Karya butuh dukungan yang bisa kita lakukan," ucapnya.

Baca Juga: Tol Kayu Agung-Palembang Buka Peluang Bisnis, dari Pariwisata hingga Perkebunan

Secara keseluruhan, total panjang jalan tol yang akan dilepas sepanjang 483,3 kilometer (Km). Adapun rincian 9 ruas tol yang bakal dijual yakni yang pertama adalah Medan- Kualanamu-Tebing Tinggi (MKTT) Seksi 1-7 dengan panjang 61,70 kilometer dengan porsi kepemilikan saham 30%.

Kemudian ada Kuala Tanjung-Tebing Tinggi-Parapat Seksi 1-6 sepanjang 143,25 Km dengan kepemilikan saham 30%. Lalu ada Cibitung-Cilincing Seksi 1-4 sepanjang 34 Km dengan porsi kepemilikan saham 55%.

Infografis

Selanjutnya ada ruas tol Cinere-Serpong Seksi 1-2 sepanjang 10,14 Km dengan porsi kepemilikan saham 35%. Ada Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) Seksi 1-4 sepanjang 54 Km dengan kepemilikan saham 99,9%.

Berikutnya, Depok-Antasari (Desari) Seksi 1-3 sepanjang 27,95 Km dengan porsi kepemilikan saham 25%. Selanjutnya ada Pemalang-Batang Seksi 1-2 sepanjang 39,2 Km dengan porsi kepemilikan 60%.

Lalu ada Batang-Semarang Seksi 1-5 sepanjang 75 Km dengan porsi kepemilikan saham 40%. Dan terakhir adalah ruas tol Krian-Legundi-Bunder-Manyar Seksi 1-4 sepanjang 38,29 Km dengan porsi kepemilikan saham 99,9%.

"Ini ada 9 ruas, Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi, Kuala Tanjung-Tebing Tinggi-Parapat, Cibitung-Cilincing, Cinere-Serpong, Bogor-Ciawi-Sukabumi, Depok-Antasari, Pemalang-Batang, Batang-Semarang, dan Krian-Legundi-Bunder-Manyar," jelas Hedy

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini