Kontribusi Besar ke PEN, Penyaluran Kredit BRI Capai Rp938,37 Triliun

Tim Okezone, Jurnalis · Jum'at 29 Januari 2021 10:12 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 29 278 2352823 kontribusi-besar-ke-pen-penyaluran-kredit-bri-capai-rp938-37-triliun-CHJU64F6Y6.jpg Rupiah (Shutterstock)

JAKARTA - PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) melewati tahun terberat dengan pertumbuhan yang positif. Hal ini berkat strategi yang berfokus pada penyelamatan pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) serta menjadi mitra utama pemerintah dalam mendukung keberhasilan Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Direktur Utama PT BRI Tbk Sunarso mengatakan, BRI berkontribusi lebih dari 60% dalam setiap program PEN. Di mana, memberi dampak positif tidak hanya bagi nasabah namun juga bagi perekonomian Indonesia.

 Baca juga: Di Tengah Pandemi, BRI Raup Laba Rp18,6 Triliun pada 2020

Menurutnya, peran BRI menjalankan counter cyclical melalui fungsi agent of development terlihat dari penyaluran kredit yang tetap tumbuh positif meskipun ekonomi nasional terkontraksi.

"Hingga akhir Desember 2020, secara konsolidasian BRI berhasil menyalurkan kredit senilai Rp 938,37 triliun atau tumbuh 3,89 persen year on year," ujarnya, Jakarta, Jumat (29/1/2021).

 Baca juga: Fundamental Kuat, Aset BRI Tembus Rp1.500 Triliun di 2020

Menurutnya, angka ini jauh lebih baik apabila dibandingkan dengan pertumbuhan kredit nasional di tahun 2020. Di mana, diperkirakan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berada di kisaran minus 1 hingga 2 persen.

Tercatat kredit mikro BRI tumbuh double digit sebesar 14,18%, kredit kecil dan menengah tumbuh 3,88% dan kredit konsumer tumbuh 2,26%. Kinerja positif tersebut berdampak pada peningkatan porsi atau portofolio kredit UMKM BRI yang menyentuh angka 82,13% dari total seluruh kredit BRI.

“Tantangannya sekarang adalah mencari sumber pertumbuhan baru. Strateginya yakni BRI akan fokus di dua area, pertama, yang existing kita naik kelaskan. Kedua, cari sumber pertumbuhan baru, yaitu mencari yang lebih kecil daripada mikro,” tambahnya.

Pertumbuhan kredit BRI Group mampu diiringi dengan perbaikan kualitas kredit yang sehat dan terjaga, Hal ini ditunjukkan dengan rasio NPL BRI Group yang tercatat 2,99 persen dengan NPL Coverage mencapai 237,73%. Besarnya pencadangan ini merupakan bentuk strategi perseroan untuk menjaga kinerjanya agar terus tumbuh secara sustainable melalui penerapan prinsip kehati-hatian dan manajemen risiko yang baik.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini