JAKARTA - PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) mencatat kenaikan dana pihak ketiga (DPK) di 2020. Tercatat selama 2020 DPK BRI Rp1.121,1 triliun atau naik Rp9,78% (yoy).
Direktur Utama BRI Sunarso menjabarkan, adapun hal ini dengan komposisi dana murah atau CASA masih mendominasi portofolio simpanan BRI. Dengan rasio CASA mencapai 59,67% dari total DPK atau senilai Rp668,93 triliun.
Baca juga: Kontribusi Besar ke PEN, Penyaluran Kredit BRI Capai Rp938,37 Triliun
"Kondisi permodalan BRI Group pun semakin kuat dengan CAR berada di level 21,17 persen," ujarnya, Jakarta, Jumat (29/1/2021).
Dirinya mengatakan, tahun ini BRI optimistis kredit mampu tumbuh lebih baik di atas rata-rata industri nasional. Dengan faktor pendukungnya yakni LDR yang masih terjaga di level 83,70 persen.
Baca juga: Di Tengah Pandemi, BRI Raup Laba Rp18,6 Triliun pada 2020
Menurutnya, hal ini sejalan dengan perbaikan daya beli masyarakat dan konsumsi rumah tangga yang menjadi faktor utama pendorong permintaan kredit.
(Fakhri Rezy)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.