Musim Hujan, Ini Penyebab Atap Bocor

Alya Ramadhanti, Jurnalis · Selasa 02 Februari 2021 04:32 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 01 470 2354320 musim-hujan-ini-penyebab-atap-bocor-vSwr8aypUk.jpeg Foto Rumah: Ilustrasi Shutterstock

JAKARTA - Hujan yang disertai angin membuat air masuk ke rumah sehingga menyebabkan tampias dan kebocoran. Masalah ini menjadi hal yang merepotkan bagi pemilik rumah.

Kebocoran yang terjadi secara terus-menerus tentu dapat menyebabkan kerusakan signifikan pada interior rumah. Sering kali, sumber kebocoran disebabkan oleh tidak pemilihan dan pemakaian bahan material yang salah. Bisa juga sebab ketidaktelitian tukang dalam pemasangan rangka atap.

Baca Juga: Musim Hujan, Ketahui Potensi Penyebab Kebocoran Atap Rumah

Dilansir dari The Spruce Jakarta, Selasa (2/2/2021), berikut beberapa hal yang bisa menyebabkan atap bocor.

Pertama, pemilihan dan pemakaian bahan material yang salah. Ke kurang tahuan pemilik terhadap jenis-jenis material yang digunakan dapat menyebabkan terjadinya kebocoran pada atap. Ada baiknya jika membeli bahan material bertanya dan membandingkan terlebih dahulu bahan satu dengan lainnya mana yang lebih kuat.

rumah

Kedua, karena kesalahan dan ketidaktelitian tukang dalam pemasangan rangka atap. Kesalahan pemasangan ini dapat menyebabkan kemiringan atap tidak sesuai aturan. Kemiringan yang baik adalah 30 derajat, jika kurang dari angka tersebut maka bisa memungkinkan air hujan masuk melalui celah antar genting.

Ketiga, kemiringan antara sudut atap, baik jurai, maupun talang yang landai. Jurai bagian miring atau lekukan pada atap harus memiliki kemiringan 45 derajat. Kemiringan ini bertujuan untuk mempercepat jatuhnya air hujan ke tanah agar tidak sempat merembes ke dalam rumah.

Keempat, adukan pasir dan semen yang digunakan untuk pemasangan sisi atap teratas dalam keadaan datar. Hal ini dapat menyebabkan kebocoran dan rembes pada atap melalui sela adukan. Campuran semen dan pasir dengan perbandingan 1:2 harus tepat. Ada baiknya juga bila menambahkan adiktif dan platiciser untuk semen dan plesteran sehingga adukan menjadi lentur dan kedap air.

Kelima, kurang panjangnya teritisan atap. Seharusnya dibuat teritisan atap yang lebar, minimal 1 meter agar air hujan yang jatuh dari tepi atap tidak sempat merembes ke dalam rumah.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini