Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dolar Menguat Didongkrak Kepastian Pemulihan Ekonomi

Antara , Jurnalis-Selasa, 02 Februari 2021 |08:19 WIB
Dolar Menguat Didongkrak Kepastian Pemulihan Ekonomi
Dolar (Shutterstock)
A
A
A

NEW YORK - Dolar AS mencapai level tertinggi enam pekan pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB), saat euro, franc Swiss, dan yen Jepang melemah di tengah pandangan bahwa Amerika Serikat memiliki keuntungan dalam meningkatkan ekonominya dan memvaksinasi populasinya melawan COVID-19.

Indeks dolar yang mengukur greenback terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya, menguat 0,37 persen menjadi 90,955 dalam perdagangan sore hari di New York, tidak jauh dari level yang terakhir terlihat pada 21 Desember.

 Baca juga: Dolar Tergelincir Imbas Bos The Fed Tidak Menaikan Suku Bunga Dalam Waktu Dekat

Yen Jepang melemah, melayang di sekitar 105 terhadap dolar AS, level yang tidak terlihat sejak pertengahan November. Euro turun 0,57 persen menjadi 1,2069 dolar. Terhadap franc Swiss, dolar naik 0,66 persen menjadi 0,8967 per dolar, level terlemah dalam dua bulan.

Pergerakan itu terjadi di tengah bukti yang menunjukkan pemulihan lebih kuat dari pandemi Virus Corona di Amerika Serikat daripada di negara lainnya.

 Baca juga: Rupiah Dibuka Lesu Dekati Rp14.100/USD

Euro melemah setelah Jerman melaporkan bahwa penjualan ritel jatuh secara tak terduga 9,6 persen pada Desember, setelah penguncian yang lebih ketat tahun lalu untuk mengekang penyebaran COVID-19 mencekik belanja konsumen di ekonomi terbesar Eropa itu.

Dolar mungkin lebih tangguh dalam jangka pendek karena "pertumbuhan dan vaksinasi menguntungkan AS," kata Direktur Strategi G10 FX BofA Merrill Lynch Global Research, Kamal Sharma.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement