Harga Rokok Naik, Perokok Harus Pintar Putar Otak agar Kantong Tak Jebol

Rina Anggraeni, Jurnalis · Selasa 02 Februari 2021 16:47 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 02 622 2355236 harga-rokok-naik-perokok-harus-pintar-putar-otak-agar-kantong-tak-jebol-jnR1Z5xkAi.jpg Rokok (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Kenaikan tarif cukai rokok resmi berlaku 1 Februari 2021. Hal ini tentu membuat harga rokok semakin mahal.

Perencana Keuangan Andi Nugroho mengatakan perokok yang ingin membeli rokok harus memiliki strategi keuangan yang tepat agar tidak mengorbankan biaya hidup lainnya.

"Yang bisa dilakukan kalau mau tetap merokok tercukupi intensitas merokok dikurangi atau pilihan kedua mengorbankan kebutuhan lainnya. Bisa menghemat makan sendiri seperti enggak makan di cafe, masak sendiri karena itu bisa tercukupi untuk kebutuhan sehari-hari. Walaupun naik dampangi kebutuhan lainnya," ujar Andi saat dihubungi di Jakarta, Selasa (2/2/2021).

Baca Juga: Harga Rokok Mulai Naik Hari Ini, Berikut Rinciannya 

Selain itu, membuat rencana jatah pengeluaran untuk rokok, maka bisa disesuaikan dengan mengurangi intensitas merokok, sehingga pengeluaran untuk rokok tetap namun intensitas merokoknya berkurang.

"Ibarat makan sehari-hari, kalau harga makanan mahal ya bisa mengurangi misalnya enggak makan di restoran tapi makan di warteg. Atau tidak lagi makan ayam dan daging. Kalau masih belum cukup juga makanya dikurang jadi tidak 3 kali sehari lagi," terangnya.

Serta tidak bisa mengorbankan pengeluaran lainnya dan tidak bisa mengurangi intensitas merokok ya satu-satunya jalan adalah mencari penghasilan tambahan.

"Pilihan ketiga nambah penghasilan dengan harga rokok naik jadi kebutuhan finansial bertambah kalau finansialnya segitu aja bisa enggak bisa memenuhi kebutuhan sendiri. Kayak bikin bisnis sampingan atau minta lembur agar bisa dapat uang tambahan," katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini