Share

Indonesia Masih Resesi, BPS: Hampir Semua Ekonomi Negara di Dunia

Michelle Natalia, Jurnalis · Jum'at 05 Februari 2021 10:59 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 05 320 2356929 indonesia-masih-resesi-bps-hampir-semua-ekonomi-negara-di-dunia-DPEZdxVaRW.jpg Resesi Ekonomi (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal IV-2020 minus 2,19% meski capaian dan realisasinya membaik dibandingkan kuartal sebelumnya. Indonesia pun masih masuk jurang resesi karena sepanjang 2020, ekonomi Indonesia minus 2,07%.

Dengan demikian, dipastikan bahwa status resesi masih belum lepas dari perekonomian Indonesia. Kepala BPS Suhariyanto pun membandingkan kondisi ini dengan banyak negara saat ini.

"Hampir semua ekonomi negara di dunia mengalami hal yang sama seperti Indonesia, masih terkontraksi," ujar Suhariyanto dalam konferensi pers virtual di Jakarta, Jumat(5/2/2021).

Baca Juga: Ini Penyebab yang Bikin Ekonomi Indonesia 2020 Minus 2,07% 

Tercatat dari angka yang sudah dirilis bahwa ekonomi Amerika Serikat minus 3,5%, Singapura minus 5,8%, Korea Selatan minus 1,01%, Hong Kong juga lebih dalam yaitu minus 6,1%, dan Uni Eropa minus 6,4%.

"Secara keseluruhan, pertumbuhan ekonomi Indonesia -2,07%. Angka ini diperoleh setelah realisasi pertumbuhan di kuartal IV 2020 minus sebesar -0,42%," ungkapnya.

Suhariyanto menyebutkan bahwa seluruh komponen pengeluaran di kuartal IV 2020 masih mengalami kontraksi kecuali konsumsi pemerintah yang masih tumbuh 1,76%. Hal ini turut menyumbang kontraksi ekonomi yang selama ini didominasi sektor konsumsi.

"Dari 17 sektor yang ada hanya 7 sektor yang tumbuh positif tapi pertumbuhannya melambat, kecuali 2 sektor seperti jasa kesehatan dan sosial," tukasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini