Bos BCA Sebut Ada Karyawan Positif Covid-19, 18 Meninggal Dunia

Hafid Fuad, Jurnalis · Senin 08 Februari 2021 20:50 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 08 278 2358790 bos-bca-sebut-ribuan-karyawan-positif-covid-19-18-meninggal-dunia-1eKPrzeSIO.jpg Presdir BCA Jahja Setiaatmadja (Foto: Okezone)

JAKARTA - Industri perbankan mengalami kesulitan selama pandemi covid-19. Bank BCA melakukan perjuangan berat demi melayani pembiayaan dan menopang pertumbuhan ekonomi selama pandemi covid-19 tahun 2020.

Baca Juga: Laba Bersih BCA Turun 5% Jadi Rp27,1 Triliun di 2020

Pengorbanan perseroan mulai dari biaya yang harus dikeluarkan hingga karyawan yang meninggal. Presiden Direktur Bank BCA Jahja Setiaatmadja mengatakan sepanjang pandemi covid19 pihaknya harus menanggung biaya tidak kecil karena perseroan memiliki 24 ribu lebih karyawan.

Dari jumlah tersebut terdapat puluhan karyawan yang dirawat karena terkena covid-19. "Jumlah karyawan yang meninggal ada 18 orang karena covid19," ujar Jahja dalam webinar yang digelar Bank BCA, Senin (8/2/2021).

Baca Juga:  Diminta Ganti Rugi Rp10 Miliar, BCA: Proses Lelang Sesuai Aturan

Dia juga mengatakan selama pandemi terdapat biaya yang bisa dihemat karena terbatasnya aktivitas fisik. Tapi di sisi lain ada biaya tambahan yang harus dikeluarkan. Seperti untuk pembelian masker, vitamin, susu, hingga perawatan karyawan.

"Ini biaya yang harus kami tanggung," ujarnya.

Sejak awal mula pandemi, BCA telah mengambil berbagai langkah untuk melindungi karyawan dan nasabah dari imbas pandemi COVID-19.

Inisiatif tersebut termasuk ozonisasi disinfektan secara berkala, menegakkan disiplin protokol kesehatan, mendukung kebijakan work-from-home dari Pemerintah, menerapkan pembagian operasional kerja (split operation), pemasangan terminal hand sanitizer, penerapan penilaian mandiri atas risiko COVID-19 bagi karyawan dan pengunjung, dan menyelenggarakan edukasi bagi karyawan secara virtual.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini