Kalah Saing, Tarif Cukai Vape Diminta Turun Jadi 20%

Ferdi Rantung, Jurnalis · Senin 08 Februari 2021 13:59 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 08 320 2358504 kalah-saing-tarif-cukai-vape-diminta-turun-jadi-20-IwYCQ8tEQG.jpg Vape (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Tarif cukai liquid vape diminta turun dari 57% menjadi 20%. Hal ini didasari karena profil dampak kesehatan yang rendah.

"Kami berharap tarif cukai vape itu 20. Karena dilihat dari profil resikonya lebih rendah 95% dari rokok konvensional" kata Sekretaris Umum Asosiasi Personal Vape Indonesia (APVI) Garindra Kartasasmit dalam Market Review IDX Channel, Senin (8/2/2021)

Baca Juga: Dear Sri Mulyani, Pengusaha Rokok Elektrik Minta Tarif Cukai Turun 

Selain itu, dia menjelaskan, tarif cukai saat ini membuat harga liquid Vape di pasaran menjadi mahal. Hal ini membuat penjualan menurun, karena daya beli masyarakat melemah akibat pandemi covid-19.

"Karena pandemi orang beralih lagi ke rokok konvensional yang lebih murah," terangnya

Dia berharap, pemerintah dapat membantu industri vape, karena sektor usaha ini juga sudah menyerap tenaga kerja yang besar. Pihaknya meyakini industri ini memiliki potensi yang besar sehingga dapat membantu pemulihan ekonomi di tengah pandemi.

"Kami yakin bisa membantu perekonomian nasional lewat cukai, karena industri ini semakin berkembang setiap tahunnya, dari penggunaan 1,2 juta di 2018 sekarang sudah 2,4 juta pengguna vape," tandasnya

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini