Masalah kedua yang menyebabkan terjadinya banjir di Semarang adalah tanganya yang terus mengalami penurunan setiap tahunnya. Oleh karena itu, dirinya berharap ada perlakuan atau treatment khusus untuk mengantisipasi kejadian-kejadian tersebut kembali terjadi.
Novita pun meminta agar treatment khusus ini tidak dilakukan pada saat cuaca hujan saja. Sebab menurutnya, tanpa hujan lebat atau deras pun, daerah Semarang sering kali terjadi banjir.
“Tanhanya itu setiap tahun turun juga berapa centimeter (Cm), dengan tetap dibangun harapannya ada treatment khsuus. Untuk antisipasi kejadian yang bisa kita prediksi. Satu-satunya bencana yang bisa diprediksi adalah banjir enggak usah nunggu hujan, di sana ga hujan aja banjir dan tanah turun. Rumah saja terkejar dengan jalan raya yang ditinggikan-tinggikan,” jelasnya.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.