Bicara Uang dengan Anak sejak Dini, Begini Caranya

Alya Ramadhanti, Jurnalis · Rabu 10 Februari 2021 04:40 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 09 622 2359057 bicara-uang-dengan-anak-sejak-dini-begini-caranya-SvnsZAMfg8.jpg Tips Menabung untuk Pendidikan Anak. (Foto: Okezone.com/Halomoney)

JAKARTA - Memperkenalkan uang kepada anak sejak dini perlu dilakukan. Sang anak harus diajarkan bagaimana cara mengelolanya dengan baik.

Dengan cara ini, anak akan mengerti apa saja yang boleh dan tidak boleh dilakukan dalam mengelola keuangan.

Salah satu hal yang wajib diajarkan orang tua kepada anak-anaknya adalah kegiatan menabung. Pengenalan menabung bertujuan agar anak-anak mengenal dan mengerti perihal kegiatan penghematan uang untuk sebuah tujuan sejak dini.

Mengutip dari Investopedia, Rabu (10/2/2021), berikut ini 6 tips mengajarkan anak menabung.

1. Diskusikan Keinginan dengan Kebutuhan

Langkah pertama dalam mengajari anak-anak nilai menabung adalah membantu mereka membedakan antara keinginan dan kebutuhan. Jelaskan bahwa kebutuhan mencakup hal-hal mendasar, seperti makanan, tempat berteduh, dan pakaian, dan keinginan adalah tambahannya. Dapat menggunakan anggaran sendiri sebagai contoh untuk menggambarkan bagaimana keinginan harus menggantikan kebutuhan dalam hal pengeluaran.

Baca Juga: Jodoh Belum Datang, Finansial Harus Matang

2. Tetapkan Sasaran Tabungan

Membantu anak-anak menentukan tujuan menabung bisa menjadi cara yang lebih baik untuk membuat mereka termotivasi. Jika mereka tahu untuk apa mereka menabung, bantu mereka memecah tujuannya. Misalnya jika mereka ingin membeli mainan, maka mereka harus menabung dengan jumlah tertentu. Bantu mereka mencari tahu berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan tersebut, berdasarkan tingkat tabungan mereka.

Baca Juga: Tips Belanja Hemat Siapkan Tahun Baru Imlek agar Kantong Tak Jebol

3. Sediakan Tempat untuk Menabung

Setelah anak memiliki tujuan menabung, mereka akan membutuhkan tempat untuk menyimpan uang. Untuk anak-anak dengan usia yang masih kecil, bisa menggunakan celengan. Tetapi jika anak sudah sekolah, siapkan rekening giro atau tabungan mereka sendiri di bank. Dengan begitu, mereka dapat melihat bagaimana tabungan mereka bertambah dan seberapa besar kemajuan yang mereka buat untuk mencapai tujuan.

4. Minta Lakukan Catatan Pengeluaran

Jika anak mendapat uang saku, meminta mereka mencatat untuk apa saja uang mereka belanjakan setiap hari dan menjumlahkannya di akhir minggu. Hal ini bisa dibiasakan dan menjadi pengalaman untuk mereka. Dengan cara ini, secara tidak langsung mereka dapat berpikir tentang seberapa cepat mereka dapat mencapai sasaran tabungan mereka jika mereka mengubah pola pengeluaran.

5. Bicara Tentang Keuangan

Jika ingin anak-anak belajar tentang menabung, maka selalu berikan pembahasan yang berkelanjutan. Buat jadwal mingguan untuk membicarakan tentang keuangan. Setelah anak semakin besar usianya, coba untuk membahas perihal pengelolaan keuangan dan sebagainya.

Hal ini ditujukan agar anak mengerti dan secara tidak langsung melatih kemampuan mereka dalam manajemen keuangan sendiri. Serta pastikan bahasan tersebut menjadi kegiatan rutin.

6. Berikan Contoh

Bila ingin anak-anak menjadi penabung, cobalah untuk memulai dari diri sendiri dan menjadikan contoh bagi mereka. Seperti membentuk dana darurat, membuka rekening tabungan prioritas, atau sekadar meningkatkan kontribusi rencana.

Lakukan beberapa contoh menabung untuk mendorong kegiatan menabung menjadi suatu kewajiban bagi keluarga. Bisa juga memutuskan untuk menabung untuk sesuatu bersama, seperti liburan keluarga.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini