Jodoh Belum Datang, Finansial Harus Matang

Alya Ramadhanti, Jurnalis · Selasa 09 Februari 2021 08:29 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 09 622 2358952 jodoh-belum-datang-finansial-harus-matang-geGwoLVj5X.jpg Tips Mengatur Keuangan Bagi yang Masih Jomblo. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - Status lajang atau jomblo menjadi saat tepat untuk mengelola keuangan demi masa depan. Pasalnya, kebutuhan bagi si lajang relatif lebih sedikit ketimbang sudah menikah dan memiliki tanggungan rumah tangga.

Dari pada pusing menunggu jodoh, ada baiknya sibuk menata masa depan. Dengan bekerja lebih giat dan menabung yang banyak.

Namun diperlukan trik tertentu untuk mengatur keuangan yang tepat, agar kebutuhan saat ini dan masa depan bisa teratasi. Melansir dari The Balance, Selasa (9/2/2021), berikut tips keuangan bagi para jomblo.

Pertama, buat anggaran.

Penganggaran penting bagi siapa pun, apa pun situasinya, tetapi bahkan lebih penting lagi jika lajang. Setiap pendapatan yang diperoleh harus diperhitungkan. Serta harus mengetahui ke mana habisnya uang itu dan bagaimana dapat mengalokasikan uang untuk mendanai tujuan keuangan. Idealnya, harus hidup di bawah kemampuan setiap bulan, artinya harus memiliki sisa uang untuk ditabung, diinvestasikan, atau membayar utang.

Baca Juga: Anti Panik, Ini Cara Siapkan Dana Pendidikan untuk Anak

Jika berada dalam situasi di mana lebih banyak uang yang keluar daripada masuk, sekarang saatnya untuk menyesuaikan anggaran. Seperti mengurangi atau menghilangkan pengeluaran yang tidak penting.

Kedua, buat dana darurat.

Salah satu kekurangan belum menikah atau masih lajang adalah jika krisis keuangan muncul, bisa melakukan apapun untuk menyelesaikannya. Hal ini alasn penting bagi seseorang yang masih lajang untuk memiliki dana darurat.

Baca Juga: Tips Belanja Hemat Siapkan Tahun Baru Imlek agar Kantong Tak Jebol

Oleh karena itu, sisihkan sedikit dari pendapatan. Guna membantu ketika ada situasai tak terduga, seperti sakit, kecelakaan, atau di PHK. Disarankan untuk menyimpan pengeluaran selama tiga hingga enam bulan dalam tabungan cair yang dapat diakses dengan mudah ketika terjadi hal tak terduga.

Ketiga, pelajari cara memasak.

Teruntuk wanita atau laki-laki lajang yang merantau atau tidak tinggal bersama keluarga dan orang tua, disarankan untuk bisa memasak. Sebab berapa banyak uang yang dihabiskan setiap minggu bahkan tahunnya untuk pergi makan di luar.

Jadi, luangkan waktu untuk belajar memasak makanan di kos-kosan. Dengan sedikit latihan dan belanja bahan makanan yang tepat, dapat membuat makanan enak dengan biaya yang lebih murah.

Keempat, menabung untuk pensiun.

Waktu pensiun bebas ditetapkan oleh setiap orang. Namun finansial untuk masa pensiun harus diperjuangkan sejak masih lajang.

Meskipun ada pendapatan tambahan dalam bentuk jaminan hari tua, itu saja tidak cukup. Buat tabungan pensiun otomatis dikeluarkan dari pendapatan.

Misalnya, dengan mengikuti tunjangan hari tua, jadi uang gaji yang diperoleh otomatis akan dipotong untuk layanan tersebut. Hal ini disarankan untuk dilakukan, agar lebih mudah dan tidak perlu lagi khawatir tentang kehidupan di masa tua.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini