JAKARTA - Salah satu perusahaan unicorn e-commerce dinyatakan akan melakukan Initial Public Offering (IPO) tahun 2021. Sejauh apa persiapannya?
Direktur Penilaian Perusahaan Bursa Efek Indonesia I Gede Nyoman Yetna menjelaskan, hingga saat ini pihaknya terus mendorong agar perusahaan unicorn untuk melakukan initiap public offering (IPO).
Baca juga: BEI Sebut Unicorn e-Commerce Akan IPO di 2021, Apakah Tokopedia?
"Jadi kami sangat serius meng-encourage unicorn masuk ke pasar modal. Kami sudah intensif melakukan pertemuan. Kami juga menanyakan 'apa yang bisa dibantu?'," ujar Nyoman, saat diskusi daring, Kamis (11/2/2021).
Dari hasil diskusi ada tiga hal yang menjadi perhatian, yakni papan pencatatan utama, mengharapkan bursa menjadi konsultan di pasar model.
Baca juga: 4 Fakta Menarik Perusahaan IPO sejak Awal 2021
"Ketiga, mereka mengharapkan bagaimana para founder memiliki kemampuan khusus dual class share. Mereka mengarapkan diberikan saham yang berbeda," ujarnya.
Pada diskusi tersebut, Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa BEI Laksono W. Widodo, menyebutkan pada tahun ini ada 29 calon perusahaan yang melakukan IPO. Per 5 Februari 2021, sebanyak 6 perusahaan telah listing.
"Akan ada perusahaan unicorn e-commerce besar di bursa," ucap Laksono.