Pengusaha Minta Para Pekerja Tak Jalan-Jalan saat Libur Imlek

Hafid Fuad, Jurnalis · Kamis 11 Februari 2021 09:36 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 11 320 2360263 pengusaha-minta-para-pekerja-tak-jalan-jalan-saat-libur-imlek-bZmkLPWRIA.jpg Kadin Minta Pekerja di Rumah Saja (Foto: Okezone)

JAKARTA - Pengusaha yang tergabung dalam Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, mengimbau perusahaan swasta untuk membuat kebijakan menunda pergi ke luar kota atau melakukan perjalanan jauh. Baik untuk karyawan dan juga keluarga karyawan.

Baca Juga: Erick Thohir Larang Pegawai BUMN ke Luar Kota saat Libur Imlek 

Hal ini mengingat kasus konfirmasi Covid-19 di Indonesia yang terus naik, dan akan masuk momen liburan Tahun Baru Imlek pada akhir pekan ini. Terhitung sejak tanggal 11 sampai dengan 14 Februari 2021. Tingginya tingkat penularan itu ditandai dengan positivity rate, kasus aktif dan penambahan kasus positif di tingkat nasional.

"Kami imbau para pekerja untuk menunda perjalanan jauh di masa peningkatan kasus positif covid seperti sekarang ini. Kami sudah melakukan komunikasi dengan asosiasi-asosiasi bisnis agar imbauan ini dapat diteruskan pada perusahaan-perusahaan anggotanya, juga pada Kadin di tingkat daerah," kata Ketua Umum Kadin Indonesia, Rosan P Roeslani di Jakarta, Kamis (11/2/2021).

Baca Juga: Ingat! PNS hingga Pegawai BUMN Dilarang ke Luar Kota Selama Long Weekend 

Dia melanjutkan, bagi yang terpaksa harus melakukan perjalanan wajib menerapkan protokol kesehatan yang berlaku.

Seperti diketahui Pemerintah sejak 9 Februari 2021 juga telah mengeluarkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat ( PPKM) skala mikro atau PPKM mikro.

"Pemerintah juga telah memberlakukan PPKM Mikro agar laju penyebaran Covid dapat dikendalikan, jadi semua pihak harus lebih peduli dan patuh,” ujar dia.

Pihaknya pun mengapresiasi Tim Satgas yang telah mengeluarkan aturan ketentuan perjalanan baik darat, laut dan udara.

"Kami apresiasi kepada pihak yang terus melakukan pemantauan, pengendalian dan evaluasi sampai sejauh ini. Sehingga perjalanan itu tetap bisa dilakukan namun tetap dengan penerapan aturan yang sudah jelas, kami harapkan aturan-aturan tersebut dapat dipatuhi secara seksama oleh setiap individu," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini