Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ekonomi Inggris Memburuk, Lebih Parah dari Great Depression

Reza Andrafirdaus , Jurnalis-Minggu, 14 Februari 2021 |05:03 WIB
Ekonomi Inggris Memburuk, Lebih Parah dari <i>Great Depression</i>
Ekonomi Inggris Anjlok. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)
A
A
A

JAKARTA - Ekonomi Inggris mengalami penurunan terdalam pada 2020. Penurunan sebesar 9,9% dari PDB 2020 atau lebih besar daripada kontraksi ketika mengalami depresi besar pada tahun 1709 lalu yang angkanya berkisar 9,7%. Data ini berdasarkan penelitian dari Bank of England.

Saat itulah musim dingin paling keras di Eropa dalam 500 tahun menyebabkan kematian dan kehancuran yang meluas.

"Kali ini menjadi pandemi untuk disalahkan, padahal dulu, itu adalah Great Frost, yang melihat es di Laut Utara, dan Perang Suksesi Spanyol yang menyebabkan kerusakan," tulis ahli strategi Societe Generale Kit Juckes seperti dilansir dari CNN.

Ada beberapa tanda perbaikan di bulan-bulan terakhir tahun 2020, dengan PDB diperkirakan meningkat 1% pada kuartal keempat, menyusul rekor pertumbuhan di bulan ketiga. Tetapi ada perubahan besar dalam produksi antara Oktober dan Desember, sebagian besar mengikuti tingkat pembatasan yang diberlakukan untuk menahan virus corona.

Inggris mengalami salah satu resesi terburuk di antara negara-negara ekonomi besar tahun lalu. Jerman, misalnya, bertahan lebih baik dalam pandemi daripada selama krisis keuangan global. Perkiraan sementara menunjukkan ekonomi terbesar Eropa mengalami kontraksi sebesar 5% tahun lalu. PDB UE, sementara itu, diperkirakan telah menyusut 6,4%, menurut Eurostat.

Baca Selengkapnya: Ekonomi Inggris Minus 9,9%, Terburuk sejak 1709

(fbn)

(Rani Hardjanti)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement