Hore, Upah Buruh Tani dan Bangunan Naik Jadi Segini

Rina Anggraeni, Jurnalis · Senin 15 Februari 2021 16:04 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 15 320 2362392 hore-upah-buruh-tani-dan-bangunan-naik-jadi-segini-crrLvtUdVj.jpg Petani (Okezone)

JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan upah buruh tani dan bangunan pada Januari 2021 mengalami kenaikan.

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan upah nominal harian tani nasional naik sebesar 0,46% dibandingkan dengan upah buruh tani di bulan sebelumnya.

 Baca juga: Daftar Upah Buruh, Pak Tani hingga Tukang Bangunan Turun

"Dari Rp55.921 per hari menjadi Rp56.176 per hari. Sementara itu, upah riil buruh tani mengalami kenaikan sebesar 0,01% dibanding Desember 2020, yaitu dari Rp52.331 menjadi Rp52.338," kata Kepala BPS Suhariyanto dalam konferensi pers secara virtual, Senin (15/2/2021).

Suhariyanto menjelaskan upah riil buruh tani merupakan perbandingan antara upah nominal buruh tani dengan indeks konsumsi rumah tangga pedesaan. Sedangkan upah riil buruh bangunan adalah perbandingan upah nominal buruh bangunan terhadap indeks harga konsumen perkotaan.

 Baca juga: Naik 0,12%, Upah Buruh Tani Rp55.677/ Hari di Agustus

Adapun upah nominal harian buruh bangunan (tukang bukan mandor) pada Januari 2021 naik 0,10% dibanding Desember 2020. Dari Rp90.816 per hari menjadi Rp90.907 per hari.

"Sementara upah riilnya mengalami penurunan sebesar 0,16 %," papar dia.

Sedangkan, rata-rata upah nominal buruh potong rambut wanita pada Januari 2021 dibandingkan dengan Desember 2020 mengalami kenaikan sebesar 0,14% . Dari Rp28.733 per kepala menjadi Rp28.774 per kepala.

"Upah riilnya Januari 2021 dibanding Desember 2020 turun sebesar 0,12% , yaitu dari Rp27.188 per kepala menjadi Rp27.155 per kepala," imbuhnya.

Kemudian rata-rata upah nominal asisten rumah tangga di Januari 2021 dibandingkan dengan Desember 2020 mengalami kenaikan sebesar 0,13 persen. Dari Rp419.990 per bulan menjadi Rp420.536 per bulan.

"Upah riil asisten rumah tangga Januari 2021 dibanding Desember 2020 turun sebesar 0,13% , yaitu dari Rp397.396 per bulan menjadi Rp396.880 per bulan," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini