Direksi Diumumkan, Sri Mulyani Suntik Dana Segar ke LPI

Shelma Rachmahyanti, Jurnalis · Selasa 16 Februari 2021 13:57 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 16 320 2362939 direksi-diumumkan-sri-mulyani-suntik-dana-segar-ke-lpi-NXrnrG0OiS.jpg Sri Mulyani (Okezone)

JAKARTA – Menteri Keuangan RI Sri Mulyani sebagai Dewan Pengawas LPI mengatakan, seluruh pembentukan Lembaga Pengelola Investasi (LPI) atau Indonesia Investment Authority (INA) sudah diselesaikan.

Sebagai informasi, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah resmi mengumumkan jajaran dewan direksi Lembaga Pengelola Investasi (LPI) atau Indonesia Investment Authority (INA) pada Selasa (16/02/2021) siang ini.

 Baca juga: Jokowi Yakin SWF Indonesia Dapat Dipercaya Dunia Internasional

“Sesuai dengan mandat UU adalah membentuk dan menyusun dewan pengawas terutama tiga dari unsur profesional melalui panitia seleksi dan itu sudah diselesaikan dan waktu itu bapak Presiden telah bertemu jajaran dewan direksi yang tadi sudah diperkenalkan oleh bapak Presiden,” katanya hari ini (16/02/2021) pada Keterangan Pers Dewan Pengawas dan Dewan Direktur LPI secara virtual.

Sri Mulyani menuturkan, dengan terbentuknya dewan direktur dan dewan pengawas, LPI sudah mulai bekerja. Sesuai dengan mandat pemilihan dewan direktur dan yang kedua adalah berbagai tata kelola yang akan dibangun untuk LPI. Selain itu, dewan pengawas juga sudah memasukkan penyertaan modal pemerintah.

 Baca juga: Profil Lengkap Dewan Pengawas dan Direksi LPI

“Hari ini kami sudah memasukkan penyertaan modal pemerintah dalam rangka untuk bisa menjalankan apa yang disebut LPI atau INA ini. Dewan pegawas sudah bertemu yaitu, saya Sri Mulyani Menteri Keuangan sebagai anggota Ex Officio, Erick Thohir Menteri BUMN sebagai anggota Ex officio, Darwin Cyril Noerhadi, Yozua Makes, dan Hariyanto sebagai anggota dewas,” tuturnya hari ini (16/02/2021).

Lanjut dia, Presiden Jokowi berharap dengan sangat tinggi bahwa LPI bisa bekerja sebagai Sovereign Wealth Fund (SWF) yang dikelola secara profesional dengan tata kelola yang baik.

LPI ini diharapkan bisa menjadi salah satu solusi untuk terus membangun Indonesia. Serta, tanpa ketergantungan terlalu besar kepada APBN dan BUMN.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini