Pendanaan Vaksin Covid-19, Bio Farma Colek Himbara

Suparjo Ramalan, Jurnalis · Selasa 16 Februari 2021 15:08 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 16 320 2363013 pendanaan-vaksin-covid-19-bio-farma-colek-himbara-FNv6czvWGn.jpeg Vaksin Covid-19 (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - PT Bio Farma (Persero) tengah mencari pendanaan untuk pengadaan vaksin Covid-19. Perseroan pun menggandeng bank Himbara dan bank swasta untuk memperoleh dana baru tersebut. Adapun bank tersebut adalah PT Bank Mandiri (Persero), PT Bank BRI (Persero) PT Bank BNI (Persero), PT Bank BTN (Persero) dan Maybank, Danamon, hingga HSBC.

Juru Bicara sekaligus Sekretaris Perusahaan Bio Farma Bambang Heriyanto mengatakan, pendanaan tersebut sesuai dengan kerja sama Bio Farma dengan sejumlah produsen dunia ihwal pengadaan vaksin Covid-19.

Baca Juga: Sinovac Berlabel Halal, Bos Biofarma: Belajar dari Vaksin Rubella

Pengadaan vaksin sendiri diberikan kepada Bio Farma yang didasarkan pada Peraturan Presiden Nomor 99 Tahun 2020 dan Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) nomor HK.01.07/MENKES/12758/2020 tentang Penetapan Jenis Vaksin untuk Pelaksanaan Vaksinasi CoronaVirus Disease 2019 (Covid-19).

Bambang menambahkan, dari Permenkes tersebut, maka vaksin Covid-19 akan didapat dari hasil produksi Bio Farma, AstraZeneca, China National Pharmaceutical Group Corporation (Sinopharm), Moderna, Pfizer Inc. and BioNTech dan Sinovac Life Sciences Co., Ltd dan Novavax.

 

Untuk dapat mendatangkan vaksin - vaksin ini, perseroan tentu memerlukan modal kerja untuk pembelian importasi bulk vaksin Covid-19 dari Sinovac yang didapat dari sumber pendanaan pihak ketiga yakni perbankan.

Adapun jenis pendanaan yang diperlukan adalah fasilitas pembiayaan modal kerja revolving dalam valuta US Dollars (USD) dan sub limit fasilitas Trade Financing dengan skema clean basis.

Sebagai tindak lanjut atas kebutuhan pendanaan tersebut, Bio Farma sedang menjalin kerjasama pembiayaan dengan Himbara dan bank swasta nasional. Terkait dengan kemitraan yang terjalin antara Maybank Indonesia dengan produsen dan distributor produk farmasi milik negara itu dilakukan melalui unit usaha syariah Maybank Indonesia dengan menyediakan fasilitas pembiayaan berbasis Syariah kepada Bio Farma atas peran sentralnya dalam penanggulangan Covid-19 melalui pengadaan vaksin.

Adapun skema fasilitas pembiayaan yang diterima oleh Bio Farma sebelum diterimanya fasilitas pembiayaan dari Himbara adalah sebagai berikut Maybank dengan skema Invoice financing atau working capital. Tujuannya adalah digunakan untuk membiayai operational expenditure BF dan afiliasi untuk seluruh kegiatan pengadaan vaksin, obat-obatan terkait Covid-19 dan seluruh sarana pendukungnya yang diatur dalam Perpres No. 99 tahun 2020.

Bank Danamon dengan skema working capital dengan tujuan mendukung pembelian bahan baku, bahan pendukung dan biaya lainnya untuk produksi vaksin Covid-19.

Sementara ISBC dengan skema pendanaan working capital yang bertujuan untuk fasilitas dan mendukung kebutuhan modal kerja debitur dan pembelian produk dalam jumlah besar vaksin Covid-19.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini