BLT Tahan Laju Kemiskinan dan Pengangguran di Desa

Taufik Fajar, Jurnalis · Selasa 16 Februari 2021 15:41 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 16 320 2363043 blt-tahan-laju-kemiskinan-dan-pengangguran-di-desa-SNLWupxm09.jpg BLT Tahan Laju Kemiskinan dan Pengangguran. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar menyebut tingkat pengangguran terbuka (TPT) dan kemiskinan di desa lebih rendah daripada di kota.

"Maka itu berdasarkan pengalaman, Padat Karya Tunai Desa (PKTD) dan Bantuan Langsung Tunai (BLT) dana desa menjadi salah satu faktor penting di dalam menahan kemiskinan di desa dan menahan jumlah tingkat pengangguran," ujar dia dalam konferensi pers secara virtual, Selasa (16/2/2021).

Baca Juga: Ada 1,13 Juta Orang Miskin Baru di Indonesia

Menurut dia, selama pandemi Covid-19 kemiskinan dan pengangguran di desa bisa ditekan selama pandemi Covid-19. Hal ini sesuai pada data Badan Pusat Statistik (BPS), peningkatan TPT di desa hanya 0,79%.

"Angka itu, jauh dari TPT di kota sebesar 69%. Dan dari jumlahnya, TPT di desa bertambah 606.121 jiwa dan kota 2.063.879 jiwa," ungkap dia.

Baca Juga: Angka Kemiskinan di Maluku dan Papua Tertinggi se-Indonesia

Kemudian, lanjut dia, untuk kemiskinan di kota naik 0,5% sedangkan desa 0,38%. Hal ini dlihat dari jumlahnya, warga miskin kota bertambah 880.000 sementara desa 250.000 jiwa. "Jadi dalam kondisi Covid-19 itu, efektif sekali dana desa," jelasnya.

Dia juga menambahkan, dana desa berfungsi untuk dua hal. Pertama untuk ekonomi dengan program PKTD dan BLT serta untuk penanganan Covid-19.

"Jadi penanganan Covid-19 dengan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), dan desa lawan Covid-19," tandas dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini