Mengintip Proyek Kilang Tuban yang Bikin Warga Desa Jadi Crazy Rich

Fadel Prayoga, Jurnalis · Rabu 17 Februari 2021 16:16 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 17 320 2363692 mengintip-proyek-kilang-tuban-yang-bikin-warga-desa-jadi-crazy-rich-8Gp8j0Yxiv.jpg Kilang Minyak (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - PT Pertamina Rosneft Pengolahan dan Petrokimia bersama Rosneft PJSC sedang menggarap proyek Grassroot Refinery (GRR) Kilang Tuban, Jawa Timur.

Pembangunan itu membuat heboh media sosial lantaran warga di sana membeli ratusan mobil baru dari hasil ganti rugi lahan yang mereka jual. Warga di sana pun mendadak jadi miliarder baru karena selain beli mobil, mereka juga membeli tanah hingga renovasi rumah.

Baca Juga: Segini Nilai Proyek Kilang Tuban yang Bikin Warga Desa Jadi Miliarder Baru 

Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati menyebut nantinya kilang Tuban akan memberikan tambahan pasokan untuk kebutuhan BBM, LPG dan Petrokimia berkualitas untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri. Dengan kehadiran Kilang Tuban pada 2026, kebutuhan tersebut dapat dipenuhi dari kilang sendiri dan tidak perlu impor.

"Kilang yang ditargetkan selesai dibangun pada 2026 tersebut merupakan salah satu kilang tercanggih di dunia yang memiliki kapasitas pengolahan sebesar 300 ribu barel per hari yang akan menghasilkan 30 juta liter BBM per hari untuk jenis gasoline dan diesel," kata Nicke dikutip dari situs resmi Pertamina, Rabu (17/2/2021).

Selain itu, Kilang Tuban juga akan menghasilkan 4 juta liter avtur per hari serta produksi petrokimia sebesar 4,25 juta ton per tahun.

Kilang Tuban didesain untuk memiliki kapasitas pengolahan utama hingga 15 mmta, yang sebagian diantaranya akan mengolah Petrokimia seperti produk Etilen sebanyak 1 mmta dan hidrokarbon aromatik sebanyak 1,3 mmta.

Dia menjelaskan, kini pembangunan kilang Tuban telah memasuki tahap early work yaitu pembersihan lahan sekitar 328 hektare serta pemulihan lahan abrasi seluas 20 Ha.

"Saat ini, dalam pembangunan tahap awal tersebut Pertamina telah menyerap 271 tenaga kerja lokal Tuban," kata dia.

Baca Juga:  Viral Warga Borong Mobil dari Duit Ganti Rugi Kilang Tuban, Begini Progres Proyeknya

Sebelumnya, Kepala Desa Sumurgeneg, Kecamatan Jenu, Gianto, mengatakan, mobil yang dibeli warganya berjumlah 176 unit . Dia mengaku hampir tiap rumah di desa yang dia pimpim membeli mobil baru begitu mendapatkan uang penjualan tanah.

"Satu rumah ada 2 sampai 3 mobil baru. Kemarin yang viral itu ada 17 mobil. Semuanya baru, dikirim dari Surabaya dengan pengawalan polisi. Jadi totalnya ada 176. itu belum termasuk yang bekas," ujar Kades Gianto, Selasa (16/2/2021).

Gianto melanjutkan, pembelian mobil warga tersebut dilakukan secara berkelompok. Karena itu, merek mobil yang dibeli juga seragam. "Semuanya merek Toyota," ujarnya.

Menurut Gianto, pembelian mobil tersebut dilakukan sesaat setelah warga mengambil uang ganti rugi lahan melalui konsinyasi.

Ditambahkannya, di Desa Sumurgeneng ini ada sekitar 280 warga atau pemilik lahan yang terdampak proyek pembangunan kilang minyak. Semua warga telah setuju lahannya di jual untuk pembangunan proyek nasional tersebut.

“Semua warga Sumurgeneng telah setuju lahannya dijual untuk pembangunan kilang minyak,” kata Kades yang juga habis beli mobil baru Avanza warna putih.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini