Airbus menjual 566 pesawat tahun lalu dan berharap dapat memasarkannya dalam jumlah yang sama pada tahun ini, kata perusahaan itu. Airbus hanya berhasil menerima 268 pesanan pesawat komersial tahun lalu, turun dari 768 pada tahun sebelumnya.
Meski membukukan angka penjualan yang jauh di bawah rata-rata pada keadaan normal, prestasi yang dibukukan Airbus lebih baik dari saingannya dari AS, Boeing, yang sedang berusaha bangkit dari keterpurukannya.
Boeing Co mendapat lonjakan pesanan dan pengiriman pesawat baru pada Desember, tetapi itu tidak cukup untuk menyelamatkan bisnisnya pada tahun itu. Perusahaan itu terus menerus mengalami pembatalan pemesanan untuk jet 737 Max-nya, yang sempat dilarang terbang selama 21 bulan setelah kecelakaan di Indonesia dan Ethiopia yang menewaskan 346 orang secara keseluruhan.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.