Menko Luhut Sebut Air Bersih Lebih Penting Dibanding dari BBM, Kok Bisa?

Giri Hartomo, Jurnalis · Jum'at 19 Februari 2021 18:05 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 19 320 2365040 menko-luhut-sebut-air-bersih-lebih-penting-dibanding-dari-bbm-kok-bisa-s6UVLDT6eC.jpg Menko Luhut (Foto: Okezone)

JAKARTA - Ketersediaan air bersih sangat penting bagi masyarakat. Bahkan, akses air bersih lebih penting dibandingkan dengan minyak bumi atau Bahan Bakar Minyak (BBM) bagi masyarakat.

Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan mengatakan, jika BBM habis, maka pemerintah masih memiliki beberapa alternatif atau penggantinya. Sedangkan jika air bersih, hingga saat ini masih belum ditemukan penggantinya.

“Air bersih merupakan elemen dasar yang dibutuhkan manusia, yang saya nilai jauh lebih penting dari sekadar minyak bumi dan BBM. Kalau minyak bumi kita masih punya alternatif, tapi kalau air, saya rasa belum ada penggantinya,” ujarnya dalam acara penandatanganan SPAM Jatiluhur I, Jumat (19/2/2021).

Baca Juga: Ternyata Ini 3 Masalah Utama Penyediaan Air Bersih di Indonesia 

Oleh karena itu lanjut Menko Luhut, pembangunan fasilitas air bersih ataupun Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) menjadi hal yang sangat penting. Karena bisa menjadi investasi jangka panjang di sektor kesehatan.

Apalagi hal ini dilakukan pada saat masa pandemi covid-19 seperti sekarang. Pembangunan SPAM ini penting untuk mencegah terjadinya wabah lokal dan pandemi di masa mendatang.

“Pandemi COVID-19 mengingatkan kita bahwa ekonomi dan kesehatan sangat terkait dan investasi dalam kesehatan, termasuk investasi di sektor air bersih, sanitasi, dan kebersihan adalah fondasi yang diperlukan dalam pembangunan ekonomi yang produktif, tangguh, dan stabil,” jelasnya.

Adapun dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMN) 2020-2024, pemerintag menargetkan bisa membangun 24,45 juta sambungan air bersih dengan perpipaan ke rumah tangga. Selain itu, pemerintah juga melakukan pembangunan sanitasi dan fasilitas lainnya.

“Terkadang kalau kita bicara WC atau toilet, orang merasa ketinggian kita sebagai pejabat bicara, padahal itu bagian dari kebersihan yang ujung-ujungnya air juga. Tanpa air tidak akan ada kebersihan itu,” kata Menko Luhut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini