Desakan BLT Terus Dilanjutkan, Buruh Layangkan Surat Kedua ke Presiden

Fadel Prayoga, Jurnalis · Kamis 25 Februari 2021 09:54 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 25 320 2367997 desakan-blt-terus-dilanjutkan-buruh-layangkan-surat-kedua-ke-presiden-tlhE0lRhYa.jpg Serikat Pekerja Harap BLT Subsidi Gaji Tetap Diberikan Tahun Ini. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Elemen buruh yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) menyurati Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar BLT subsidi gaji dilanjutkan tahun ini. Namun sayangnya hingga saat ini Jokowi tak kunjung menggubrisnya.

Presiden KSPI Said Iqbal menyatakan, pihaknya akan kembali melayangkan surat kepada Kepala Negara agar BLT gaji dapat kembali dicairkan pada tahun ini. Hal itu mengingat krisis ekonomi masih melanda Indonesia dan membuat dunia usaha terus mengalami kelesuan.

Baca Juga: Pendaftar Kartu Prakerja Pertanyakan Status Dievaluasi, Ini Penjelasannya

"Belum ada jawaban dari Bapak Presiden (Jokowi). Segera kita layangkan surat berikutnya," ujarnya kepada Okezone, Kamis (25/2/2021).

Dia belum mau menjawab ihwal kapan surat berikutnya akan dikirimkan kepada Jokowi.

Baca Juga: Situs Prakerja12.org Palsu, Manajemen Pastikan Itu Penipuan

Sebelumnya, pemerintah menegaskan bahwa BLT subsidi gaji Rp600 ribu untuk pekerja dihentikan tahun ini. Hal tersebut diungkap langsung Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah.

"Untuk BLT subsidi Rp600 ribu tidak ada anggaran yang dialokasikan dalam APBN 2021. Fokusnya ke insentif Kartu Prakerja," ujar Ida, saat berkunjung ke perusahaan jamu dan kosmetik di Kabupaten Bekasi beberapa waktu lalu.

Dia menyebutkan, alokasi APBN 2021 untuk Kartu Prakerja cukup besar, yakni Rp20 triliun. Sehingga, kartu Prakerja tidak hanya untuk peningkatan kompetensi, tetapi juga insentif sehingga menjadi semi-bansos.

Kendati demikian, Ida tidak menjelaskan lebih lanjut perubahan skema kartu Prakerja karena kewenangannya berada di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.

"Kartu Prakerja ada insentifnya dan tetap dilanjutkan. Tapi kartu Prakerja berada di bawah Menko Perekonomian, kami bagian dari program itu, kami punya pelayanan sisnaker yang memberikan pelatihan bagi program Prakerja," ujar Ida.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini